Kamis, 21 Mei 2026

Menag: Kemampuan Sains dan Riset Siswa Madrasah Sudah Sejajar dengan Sekolah Umum

Pada Rapim ini, Gekrafs juga mengumumkan susunan kepengurusan lengkap untuk periode 2025–2030.

Tayang:
Editor: Erik S
Dok Kemenag
Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat nasional selesai digelar di Hotel Grand el-Hajj, Cipondoh, Tangerang, Banten. Gelaran bergengsi ini melahirkan siswa peraih medali emas dari jenjang SD - SLTA. Grand final OMI 2025 digelar selama tiga hari, pada 11 - 14 November 2025 di Provinsi Banten 

Ringkasan Berita:
  • Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan kemampuan madrasah di bidang sains murni dan riset terapan sejajar dengan sekolah umum
  • Olimpiade ini digelar berjenjang mulai satuan pendidikan, tingkat kabupaten, provinsi, hingga level nasional.
  • Seleksi dilakukan dengan menggunakan sistem CBT atau Computer Based Test.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat nasional selesai digelar di Hotel Grand el-Hajj, Cipondoh, Tangerang, Banten.

Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menutup OMI 2025 mengatakan kemampuan madrasah di bidang sains murni dan riset terapan sudah tidak di bawah sekolah umum lagi.

"Bahkan lebih bisa," katanya dikutip dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Baca juga: 50 Soal KSM Matematika MTs 2025 dan Kunci Jawaban Olimpiade Madrasah Indonesia

Sains dan agama kini ada dalam satu tempat bernama madrasah.

Ada 11 kategori sains dan 3 kategori tema riset berhasil dibawa pulang oleh para siswa yang menorehkan prestasi di berbagai disiplin ilmu.

Menag bangga melihat perkembangan madrasah yang sudah menguasai sains.

"Setiap tahun selalu ada (temuan) yang baru. Saya berharap madrasah dapat menjadi episentrum baru peradaban maju dan pilar Indonesia di masa depan," lanjut dia.

Ke depan, dirinya berharap sekolah berciri khas Islam ini dapat menjadi episentrum baru peradaban maju dan pilar Indonesia di masa depan.

"Saya kira the rising star sekarang adalah madrasah," tambahnya.

Grand final OMI 2025 digelar selama tiga hari, pada 11 - 14 November 2025 di Provinsi Banten.

Sistem CBT 

Olimpiade ini digelar berjenjang mulai satuan pendidikan, tingkat kabupaten, provinsi, hingga level nasional.

Direktur KSKK Madrasah Kementerian Agama RI, Nyayu Khodijah mengatakan, seleksi dilakukan dengan menggunakan sistem CBT atau Computer Based Test.

OMI 2025 ini diikuti 202 ribu lebih siswa dari tiga jenjang, yaitu SLTA, SLTP, dan SD.

Mayoritas peserta adalah perempuan, yakni 136.171 siswa (67,43 persen).

Baca juga: 45 Soal KSM IPS MTs 2025 dan Kunci Jawaban Olimpiade Madrasah Indonesia

"Kami berharap event ini dapat mencipatakan suasana kompetisi yang memicu perkembangan pendidikan di madrasah," kata dia.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved