Breaking News:

Dirut Garuda Dipecat

Arya Sinulingga Sebut Kasus Penyelundupan Harley Davidson Menjadi 'Warning' untuk BUMN Lain

Arya Sinulingga menuturkan terkuaknya kasus ini agar dapat dijadikan peringatan untuk perusahaan BUMN lain.

Reza Deni/Tribunnews.com
Stafsus BUMN Arya Sinulingga di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Staf Khusus Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga menuturkan terkuaknya kasus ini agar menjadi peringatan untuk pihak BUMN lain.

Pernyataan tersebut diungkapkan dalam acara Sapa Indonesia Malam yang videonya diunggah di kanal YouTube Kompas TV, Kamis (5/12/2019).

Arya Sinulingga mengatakan akan terus mendorong komisaris perusahaan BUMN yang lain untuk makin kuat dan baik.

Agar komisaris mempunyai peran yang lebih besar untuk menerapkan good corporate governence (GCG) dalam setiap perusahaan BUMN hingga ke anak dan cucu perusahaan.

Jangan sampai pihak komisaris terjadi kecolongan lagi sehingga perlu diterapkan audit yang baik dan benar.

Arya Sinulingga Terkait Penyelundupan Harley
Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga sebut hingga saat ini hasil audit masih AA belum ada yang lain, terkait penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda merek Brompton.

"Dan kami akan tetap mendorong komisaris agar makin kuat, supaya mereka perannya makin besar untuk menerapkan GCG di perusahaan masing-masing," terang Arya Sinulingga.

"Ini juga warning bagi teman-teman yang lain di BUMN yakni kami harap betul semua komisaris bekerja dengan baik dan benar."

"Serta menerapkan audit terhadap perusahaan-perusahaan yang memang mereka pegang semualah."

Arya Sinulingga juga mengatakan pihak Kementerian BUMN tidak ikut campur hingga ke dalam internal.

Pihak Kementerian BUMN juga tidak dapat ikut melakukan pengecekan secara mendetail.

Halaman
12
Penulis: Febia Rosada Fitrianum
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved