Kasus Novel Baswedan

Kapolri Temui Jokowi Membahas Kasus Novel Baswedan, Sebut Sudah Ada Temuan Signifikan

Kapolri bertemu dengan Presiden Jokowi untuk membahas perkembangan kasus Novel Baswedan. Kadiv Humas Polri ungkap sudah ada temuan signifikan.

Kapolri Temui Jokowi Membahas Kasus Novel Baswedan, Sebut Sudah Ada Temuan Signifikan
Tribunnews/JEPRIMA
Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyerangan Novel Baswedan bersama Kepala Divisi Humas Polri Irjen M Iqbal saat menggelar konferensi pers seusai memberikan laporan kepada Kapolri Jendral Tito Karnavian di Ruang Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2019). Dari pernyataan Anggota TGPF Hendardi menyatakan bahwa tim TGPF telah menemukan adanya temuan-temuan baru dari hasil investigasi yang akan dirilis pekan depan. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM - Kapolri Idham Aziz memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Kepresidenan pada Senin (9/12/2019).

Pemanggilan Kapolri ini membahas perkembangan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan

Kadiv Humas Polri, Irjen M Iqbal menjelaskan jika pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Kapolri berlangsung selama 29 menit. 

"Prinsipnya adalah pak Kapolri menanyakan perkembangan penanganan kasus yang menimpa saudara NB," ujarnya dilansir melalui Youtube Kompas TV, Senin (9/12/2019).

Irjen M Iqbal mengatakan jika saat ini Kapolri sudah menunjuk Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) yang baru dan akan segera dilantik. 

Ia menambahkan jika Tim Teknis akan bekerja secara maksimal untuk mengungkap kasus ini. 

BACA JUGA : Berharap Pelaku Kasus Novel Segera Terungkap, KPK: Pejuang Antikorupsi Tak Boleh Terintimidasi

"Namun esensi yang ingin saya sampaikan adalah detik ini dan sebelumnya dan Insyaallah nanti kedepan Tim Teknis akan bekerja maksimal untuk mengungkap kasus ini," katanya. 

Pada konferensi pers sebelumnya Irjen M Iqbal sudah menyatakan jika Polri sudah mendapatkan petunjuk yang signifikan dalam upaya terungkapnya kasus ini. 

Bukti yang sudah ditemukan tidak dapat dipublikasi karena akan menggangu upaya pengungkapan kasus ini. 

Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif kembali meminta agar pengusutan teror terhadap penyidik KPK Novel Baswedan segera dituntaskan. Ia menegaskan pejuang antikorupsi tidak boleh terintimidasi. (Tangkapan Layar Kompas TV dan Tribunnews.com)
Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif kembali meminta agar pengusutan teror terhadap penyidik KPK Novel Baswedan segera dituntaskan. Ia menegaskan pejuang antikorupsi tidak boleh terintimidasi. (Tangkapan Layar Kompas TV dan Tribunnews.com) (Tangkapan Layar Kompas TV dan Tribunnews.com)
Halaman
12
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved