Menko PMK Berharap Bimbingan Pranikah Cegah Munculnya Rumah Tangga Miskin Baru

Menurut Muhadjir, bimbingan pranikah dapat membuat calon pengantin mempersiapkan pernikahannya dengan baik.

Menko PMK Berharap Bimbingan Pranikah Cegah Munculnya Rumah Tangga Miskin Baru
Tribunnews.com/ Rina Ayu
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, saat ditemui di Kantor Wapres RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2019). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, menyebut tujuan bimbingan pranikah untuk mencegah munculnya rumah tangga miskin baru.

Menurut Muhadjir, bimbingan pranikah dapat membuat calon pengantin mempersiapkan pernikahannya dengan baik.

"Kami harapkan tidak ada lagi rumah tangga miskin baru, jadi kita cegah munculnya rumah tangga miskin baru sejak dini. Sehingga dia bisa menyiapkan pernikahan dengan sebaik-baiknya," ujar Muhadjir di Kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019).

Baca: Menko PMK Sebut Calon Pengantin Bisa Dapat Kartu Pra Kerja dan KUR Usai Ikut Bimbingan Pranikah

Muhadjir mengungkapkan selama ini angka perceraian untuk pernikahan di bawah lima tahun masih sangat tinggi yakni sebesar 350 ribu pasangan per tahun.

Menurut Muhadjir, perceraian pada usia pernikahan yang masih muda berpotensi menyebabkan balita stunting.

"Makanya timbul masalah stunting, dan sebagian besar stunting ini terjadi pada keluarga rumah tangga miskin ini," kata Muhadjir.

Baca: Sejumlah Istri Pejabat Negara Beberkan Makna Hari Ibu Saat Ikuti Jalan Sehat Keluarga di GBK

Sebelumnya, Muhadjir mengungkapkan program bimbingan pra nikah bakal terintegrasi dengan program pemberdayaan dari pemerintah yakni Kartu Pra Kerja dan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Program ini bakal menyasar calon pengantin yang berpotensi menjadi keluarga miskin baru.

Pemberian program ini diberikan setelah calon pasangan pengantin mengikuti bimbingan pra nikah dan teridentifikasi membutuhkan bantuan.

Halaman
12
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved