Kasus Novel Baswedan

Kasus Novel Baswedan Ada Bukti Baru, KPK: Kami Sangat Senang dan Mendukung

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyambut baik terkait kabar temuan baru polisi atas kasus penyiraman air keras Novel Baswedan.

Kasus Novel Baswedan Ada Bukti Baru, KPK: Kami Sangat Senang dan Mendukung
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif menyambut baik terkait kabar temuan baru polisi atas kasus penyiraman air keras Novel Baswedan.

Sebelumnya Laode M Syarif menyebut proses pengungkapan kasus Novel Baswedan selama ini terlalu lama.

Setelah ada kabar penemuan baru oleh Kapolri Idham Azis yang disampaikan oleh Presiden Jokowi, Laode mengatakan KPK sangat senang dan mendukung penemuan tersebut.

"Kalau sudah ada bukti baru dan akan segera diungkap, kami sangat senang, sangat mendukung," ujar Laode M Syarif, dikutip dari YouTube Kompas TV, Selasa (10/12/2019).

Selain itu, Laode juga berharap dengan adanya temuan bukti baru itu, polisi bisa segera menangkap dan mengungkap pelaku penyerangan Novel Baswedan.

"Mudah-mudahan penyerang Mas Novel bisa segera ditemukan," katanya.

Laode M Syarif juga berharap ada perlindungan kepada pegawai KPK yang lain.

"Saya pikir ada perlindungan pegawai-pegawai lembaga antikorupsi," katanya.

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menggunakan kursi roda saat akan dibawa ke RS Jakarta Eye Center dari RS Mitra Kekuarga, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/4/2017). Novel Baswedan dipindahkan ke RS Jakarta Eye Center untuk menjalani perawatan lanjutan usai dirinya mengalami serangan fisik dari orang tak dikenal dengan menggunakan cairan yang diduga air keras yang membuat Novel Baswedan mengalami luka serius di sekitar wajah.
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menggunakan kursi roda saat akan dibawa ke RS Jakarta Eye Center dari RS Mitra Kekuarga, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/4/2017). Novel Baswedan dipindahkan ke RS Jakarta Eye Center untuk menjalani perawatan lanjutan usai dirinya mengalami serangan fisik dari orang tak dikenal dengan menggunakan cairan yang diduga air keras yang membuat Novel Baswedan mengalami luka serius di sekitar wajah. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan ada temuan baru di dalam kasus penyerangan Novel Baswedan.

Jokowi telah bertemu dengan Kapolri Jenderal Idham Azis terkait perkembangan pengungkapan penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK itu, Senin (9/12/2019).

Halaman
1234
Penulis: Nuryanti
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved