Minggu, 31 Agustus 2025

Dirut Garuda Dipecat

Mantan Pramugari Ini Ungkap Watak Mantan Dirut Garuda Ari Askhara, Main PHK Bergantung Mood

Satu per satu orang-orang yang menjadi korban kekuasaan mantan Dirut Garuda Indonesia, Ari Askhara pun bermunculan.

Editor: Sugiyarto
YouTube/Indonesia Lawyers Club
Pramugari Garuda Indonesia Anggi Ardana Neswari 

TRIBUNNEWS.COM - Satu per satu orang-orang yang menjadi korban kekuasaan mantan Dirut Garuda Indonesia, Ari Askhara pun bermunculan.

Kini, ada seorang pramugari yang membuat pengakuan mengejutkan.

Dialah Anggi Ardana Neswari, wanita cantik berhijab yang mengaku di-PHK secara sepihak oleh pihak Garuda Indonesia.

Status PHK ini, disebutnya, berdasarkan keputusan Ari Askhara yang saat itu masih menjabat sebagai Dirut Garuda Indonesia.

"Kasus saya itu sudah masuk mediasi, sampai tiga kali, dan yang pertama tetap keputusan PHK telah diberikan oleh Bapak AA untuk kami karena kebetulan kami itu ada di serikat IKAGI, itu sampai di situ orang manajemen bilang bahwa itu keputusan dari Bapak AA," kata Anggi.

Menurutnya, pada mediasi kedua pun, pihak manajemen justru memintanya untuk membuat surat permohonan maaf.

Dari sinilah, watak asli Ari Askhara pun terbongkar. Mantan Dirut Garuda itu memungkinkan mengambil keputusan berdasarkan mood atau perasaannya.

Sosok Istri Ari Askhara, I Gusti Ayu Rai Dyana Dewi yang Juga Ada Dalam Pesawat, Ini Kekayaan Mereka
Sosok Istri Ari Askhara, I Gusti Ayu Rai Dyana Dewi yang Juga Ada Dalam Pesawat, Ini Kekayaan Mereka (dok. Garuda Indonesia)

"Kalau mood Bapak bagus maka permohonan akan diterima dan kemungkinan kami bisa kembali bekerja," ujar Anggi.

Namun, Ari Askhara disebut memungkinkan tak akan mempekerjakan lagi Anggi sebagai pramugari di Garuda Indonesia saat mood sedang buruk.

Dengan kata lain, permohonan maafnya tak diterima dan memutuskan melakukan PHK.

"Tapi kalau moodnya (tidak baik) kita mungkin tak akan dikerjakan lagi di Garuda kembali," katanya.

Saat itu, ia mengaku percaya-percaya saja pada pihak manajemen yang menyebut keputusan itu datang dari Ari Askhara.

"Saya orangnya polos, jadi saya percaya aja omongan orang. Maksudnya omongan pihak manajemen dan saya tidak mau negative thinking karena dari mulut mereka sendiri berkata bahwa 'ini kehendak bapak AA'," katanya.

Terkait masalah ini, mulanya muncul ketika Anggi bertugas sebagai kru haji pada Agustus 2019.

"Saya sekarang berstatus PHK sepihak dari pihak Garuda Indonesia mengenai waktu itu tanggal 2 Agustus 2019, saya sebagai kru haji 2019 ini dan di base Medan," katanya.

Menurutnya, kala itu ia membawa barang bawaan untuk saudara suaminya yang berada di Jeddah. Ketika landing di Jeddah, barang bawaannya tersita karena terkena random check.

"Saya hanya membawa tiga slop, dan tertulis flight attendant service guide book, yang mana barang itu legal dan aturannya boleh membawa 600 stick, lalu di pihak Jeddah memang kadang-kadang random check, akhirnya kami terkena random check," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan