Sabtu, 30 Mei 2026

Dirut Garuda Dipecat

Kata Serikat Pekerja Garuda Indonesia soal Cuitan Akun Twitter @digeeembok

Ketua Harian Serikat Karyawan Garuda Tomy Tampatty mengatakan pihaknya tidak terpengaruh terhadap berita-berita miring tersebut.

Tayang:
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Sanusi
Taufik Ismail
Serikat Karyawan Garuda menggelar konferensi pers di kawasan, Senayan, Jakarta, Kamis, (12/12/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tiga serikat pegawai maskapai Garuda Indonesia menggelar konferensi pers menyikapi sejumlah kabar dan pemberitaan skandal penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis, (12/12/2019).

Mereka yang terdiri dari Serikat Karyawan Garuda (Sekarga), Asosiasi Pilot Garuda (APG), dan Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi) menggelar konferensi pers, karena skandal tersebut merembet kepada berita miring di manajemen garuda.

Baca: Erick Thohir Tunjuk Mantan Menteri Jadi Dirut BUMN, Rocky Gerung Sindir: Mungkin Itu Sogokan Baru

Ketua Harian Serikat Karyawan Garuda Tomy Tampatty mengatakan pihaknya tidak terpengaruh terhadap berita-berita miring tersebut.

“Kami tegaskan kembali, kami tidak terpengaruh dengan berita-berita miring seperti itu. Kami konsentrasi dengan bekerja. Karena itu tugas kami dan tanggung jawab kami terhadap keberlangsungan Garuda,” katanya.

Terkait dengan akun media sosial @digeeembook yang mencuitkan dugaan skandal prostitusi dan pencucian uang di pegawai Garuda menurutnya karena ulah seseorang yang bekerja di balik layar.

“Saya kira harus kita akui republik ini penuh dengan akun yang punya gaya bekerja seperti itu. Kami yakin dan percaya masyarakat akan memahami sebenarnya ada apa yang bermain di belakang layar,” katanya.

Pihaknya, menurut Tomy, mengajak semua pihak untuk menjaga kelangsungan perusahaan maskapai Garuda. Cercaan serta fitnah merupakan hal biasa menerpa garuda.

“Cercaan atau fitnah kan sudah biasa juga, tahu tahu seseorang dimatikan karakterya dengan cara seperti ini. Maka dari itu saya mengajak semua pihak mari kita jaga Garuda,” pungkasnya.

Respons Erick Thohir

Menteri BUMN Erick Thohir menilai persoalan pejabat Garuda Indonesia yang dituding sebagai germo pramugari, merupakan urusan kepolisian.

"Kalau amoral seperti itu pasti ada prosesnya nanti, bukan di saya tapi mungkin hukum yang lain, mungkin di kepolisian. Kalau saya lebih ke korporasi," kata Erick di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Menurut Erick, Kementerian BUMN ke depan akan memastikan pencegahan kejadi pelecehan seksual terhadap karyawan wanita di seluruh perusahaan pelat merah.

Baca: Vice President Awak Kabin Garuda Indonesia Laporkan Akun Twitter @digeeembok ke Polisi

Baca: Ulah Selir Ari Askhara, Tak Diantar ke Rumah Sakit, Penanggung Jawab Garuda di Jepang Kini Jadi OB

"Kami akan memastikan (pencegahan) sexual harassment kepada pegawai perempuan di BUMN. Ini harus benar-benar ditingkatkan," paparnya.

"Tidak boleh kaum perempuan itu, mohon maaf dijadikan hal-hal yang tidak baik," sambung Erick.

Menurutnya, perempuan tidak boleh dipandang sebelah mata, apalagi saat ini sudah banyak perempuan menduduki jabatan yang tinggi seperti menteri maupun direktur utama.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved