Pasukan Perbatasan RI-Papua Nugini Terima Sepucuk Senjata Api Laras Panjang dari Seorang Sopir Taksi

Seorang sopir berinisial M (28) menyerahkan senjata api Ruger American Rifle Ranch kaliber 5.56 mm

Pasukan Perbatasan RI-Papua Nugini Terima Sepucuk Senjata Api Laras Panjang dari Seorang Sopir Taksi
Puspen TNI
Seorang sopir berinisial M (28) dengan besar hati dan sukarela menyerahkan senjata api Ruger American Rifle Ranch kaliber 5.56 mm beserta magazennya kepada Satgas Pamtas RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad mendatangi Pos Kotis di Bupul 1, Kampung Sipias, Distrik Eligobel pada Jumat (13/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM JAKARTA - Seorang sopir berinisial M (28) menyerahkan senjata api Ruger American Rifle Ranch kaliber 5.56 mm beserta magazennya kepada Satgas Pamtas RI-Papua Nugini Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad.

Warga Afkab Makmur, Distrik Muting, Kabupaten Merauke berinisial M tersebut bersama rekannya HH (42) mendatangi Pos Kotis di Bupul 1, Kampung Sipias, Distrik Eligobel, Jumat (13/12/2019).

Baca: Sejumlah Tokoh Papua Sampaikan 10 Pikiran Membangun Papua ke Menhan Prabowo

Dansatgas Pamtas RI-Papau Nugini, Yonif MR 411/Pdw Kostrad, Mayor Inf Rizky Aditya mengatakan senjata api laras panjang tersebut diserahkan M dan diterima Pasi Intel Satgas Lettu Inf Asep Saepudin.

M mengaku telah memiliki dan menyimpan senjata tersebut sejak tahun 2007.

Senjata api tersebut merupakan pemberian dari ayahnya yang saat ini telah berusia 80 tahun.

Menurut Rizky penyerahan senjata api tersebut sebagai dampak dari pendekatan Pembinan Teritorial (Binter) yang dilakukan satgas selama ini.

Baca: Pemblokiran Internet di Papua Digugat, Menkominfo: Kami Melaksanakan Tugas Negara

“Wujud dari kehadiran Satgas telah dirasakan warga di perbatasan RI-PNG, memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan serta kegiatan teritorial yang terus menerus dilaksanakan dari penyuluhan, karya bakti, bakti sosial dan membantu kesusahan yang dihadapi masyarakat, telah membuat simpatik dan dirasakan nyata manfaatnya,” kata Rizky dalam keterangan resmi Puspen TNI di Merauke, Papua, Minggu (15/12/2019).

Rizky mengatakan hal tersebut membuktikan Satgas juga telah menumbuhkan kepercayaan, kedekatan dan menguatkan kemanunggalan TNI dengan masyarakat selain menjaga situasi aman kondusif di wilayah perbatasan.

Baca: 7 Fakta Unik Taman Nasional Lorentz di Papua

“Atas hal tersebut tentunya kita sangat mengapresiasi kebesaran hati dari pemilik senjata dengan sukarela telah menyerahkan senjata api yang disimpannya serta memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat di perbatasan untuk tidak menyimpan senjata api secara ilegal, masalah keamanan serahkan kepada TNI dan Kepolisian,” kata Rizky.

Rizky mengatakan senjata api Ruger American Rifle Ranch kaliber 5.56 mm dan satu buah magazen yang diserahkan M semantara ini masih diamankan untuk selanjutnya diserahkan ke Komando Atas dalam hal ini Kolakops Korem 174/ATW.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved