Politikus PPP Sepakat Anak-Cucu Perusahaan BUMN yang Membebani Induknya Dipangkas

Achmad Baidowi memberikan apresiasi atas keberanian Erick Thohir selaku Menteri BUMN yang berkomitmen untuk menertibkan BUMN.

Politikus PPP Sepakat Anak-Cucu Perusahaan BUMN yang Membebani Induknya Dipangkas
Taufik Ismail
Wasekjen PPP Achmad Baidowi di Hotel Grand Sahid Jaya, Minggu (15/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi mengatakan anak cucu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang membebani induknya merupakan penyakit akut yang harus disembuhkan.

Achmad Baidowi memberikan apresiasi atas keberanian Erick Thohir selaku Menteri BUMN yang berkomitmen untuk menertibkan BUMN.

"Sebagaimana di sampaikan pak Erik dalam forum resmi dengan komisi VI maupun forum informal, beliau kaget karena banyak anak cucu BUMN yang menterinya tidak tahu. Itu harus ada penertiban, bagaimana sebuah lembaga atau unit usaha milik negara tanpa sepengetahuan induknya yang menaungi," kata Achmad Baidowi di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Minggu (15/12/2019).

Baca: Persiapan 10 Tujuan Wisata, Erick Thohir Minta Ahok dan Dirut Pertamina Nicke Amankan Supply Minyak

Awi panggilan akrab Achmad Baidowi mendukung ide Erick Thohir menertibkan BUMN dengan konsep sub- holding.

"Dengan sub-holding itu tidak serta merta diberlakukan secara bersamaan dan kesemuanya, harus dipilah. BUMN khususnya anak cucu yang membebani induk BUMN harus dilikuidasi, tapi kalau anak cucu BUMN itu justru menyehatkan BUMN ya dikembangkan bisnisnya," ujarnya.

Baca: Erick Thohir Ungkap Godaan Pimpin Garuda Indonesia: Dikelilingi Perempuan Cantik

PPP sepakat anak perusahaan BUMN yang membebani induknya dilikuidasi.

"Kalau itu membebani ya hapus, kami sepakat. Tapi kalau BUMN-nya justru berkembang dan menyehatkan BUMN ya tentu kita support," kata Awi.

Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved