12 Pegawai KPK Mundur, Alexander Marwata Jamin Kinerja KPK Tidak Terganggu

Alexander Marwata menjamin kinerja KPK tidak bakal terganggu dengan keluarnya 12 pegawai di lembaga antirasuah tersebut.

12 Pegawai KPK Mundur, Alexander Marwata Jamin Kinerja KPK Tidak Terganggu
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, di kawasan Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menjamin kinerja KPK tidak bakal terganggu dengan keluarnya 12 pegawai di lembaga antirasuah tersebut.

"Sama sekali tidak ada terganggu. Sama sekali enggak akan terganggu. Saya jamin itu, banyak orang yang mau berkarya di sini (KPK)," tutur Alex saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Selasa (17/12/2019).

Baca: Peringatkan Pihak yang Sering Impor Migas, Jokowi: Hati-Hati, Saya Ikuti Kamu!

Baca: Sudah Temukan Pelaku Impor Migas, Jokowi: Hanya Perlu Saya Ingatkan Bolak-balik, Hati-hati!

Diketahui Alex kembali terpilih menjadi Wakil Ketua KPK periode 2019-2023. Pada 20 Desember 2019 nanti, Alex kembali dilantik oleh Presiden Jokowi di Istana Negara bersama kepengurusan KPK yang baru, Firli Cs.

Lebih lanjut, Alex juga berharap 12 pegawai yang keluar dari KPK bukan karena sakit hati. Dia berharap di tempat baru, mereka bisa menebarkan semangat antikorupsi.

"Yang saya harapkan, jangan sampai orang itu keluar karena sakit hati. Kan begitu. Semoga mereka berprofesi, kerja dengan baik," ucapnya.

"Saya juga berharap pegawai KPK yang mundur, di tempat baru bisa membawa nilai-nilai KPK. Itu kan bagus, sebarkan semangat antikorupsi," tambahnya lagi.

Untuk diketahui sebanyak 12 pegawai KPK memilih mundur setelah Undang-Undang KPK yang baru berlaku pada 17 Oktober 2019.

Menurut penyidik senior KPK, Novel Baswedan, yang membuat 12 pegawai mundur ialah mereka akan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) berdasarkan Undang-Undang KPK 2019.

Novel mengaku tidak tahu alasan pasti mengapa mereka mengundurkan diri. Bahkan dia tidak tahu siapa saja 12 pegawai itu.

Alex berpendapat status ASN bagi pegawai KPK berpotensi merusak independensi mereka.

Terpisah ‎Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan ada sejumlah ucapan yang disampaikan 12 pegawai KPK yang keluar.

Ketika berpamitan, mereka mengaku ingin lebih dekat dengan keluarga hingga ingin mengabdi di tempat lain.

Saut mengaku tak bisa menghalangi para pegawai KPK yang ingin mengundurkan diri. Ia berharap jumlah para pegawai KPK yang keluar imbas dari alih status menjadi ASN tak bertambah.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved