Jumat, 24 April 2026

Salam Ganesha Fundraising Program Targetkan Endowment Fund Rp 1 Triliun Saat ITB Berusia Satu Abad

Progran telah diinisiasinya dari tahun 2004, dimana dulu yang menyumbang Endowment Fund ITB , hanya sebagian kecil para pengusaha alumni ITB

Editor: Eko Sutriyanto
ist
Yani Panigoro, selaku Ketua MWA-ITB dan Achmad Zaky, selaku anggota MWA-ITB 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Majelis Wali Amanat Institut Teknologi Bandung (MWA-ITB) , Rektorat ITB , Ikatan Alumni ITB meresmikan Salam Ganesha Fundraising Program.

Salam Ganesha Fundraising Program merupakan penggalangan Endowment Fund ITB yang dikelola langsung oleh Badan Pengelola Usaha dan Dana Lestari (BPUDL ITB) dengan menargetkan dana terkumpul Rp 1 Triliun di usia ITB yang ke-100 tahun di 2020 mendatang.

Yani Panigoro, selaku Ketua MWA-ITB, mengatakan Salam Ganesha adalah program resmi ITB yang dibentuk melalui MWA ITB dibawah Komite Dana dan dikelola oleh Achmad Zaky selaku Founder Bukalapak/MWA-ITB dan Nurhayati Subakat selaku Fouder Paragon/MWA-ITB.

“Salam Ganesha diprakarsai oleh para alumni muda ITB  untuk mengajak seluruh alumni ITB berdonasi melalui endowment fund ITB. Jadi seperti kata-kata salam Ganesha yakni untuk Tuhan, bangsa dan almamater," tutur Yani di Soehanna Hall, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Dana ini, lanjut Yani, akan digunakan untuk kesejahteraan civitas academica ITB , beasiswa, penelitian, dan sebagainya.

Inisiasinya dari tahun 2004, dimana dulu yang menyumbang Endowment Fund ITB , hanya sebagian kecil para pengusaha alumni ITB.

Baca: Fuad Rizal Jabat Plt Dirut Garuda, Yunarto Wijaya: Ini yang Kasus Laporan Keuangan Bermasalah Bukan?

Baca: Terungkap Penyebab Kematian Mahasiswa ITB Kebut Skripsi 7 Hari 7 Malam, Ternyata Derita Penyakit Ini

Baca: 5 Fakta Perjalanan Karier Ciputra, Mulai Usaha Sejak di Bangku Kuliah & Nyaris Bangkrut

"Kini saatnya kita mensosialisasikan ke seluruh alumni muda," katanya.

Achmad Zaky, selaku anggota MWA-ITB mengatakan,  Salam Ganesha akan merekrut relawan yang berasal dari seluruh angkatan untuk kemudian dikomunikasikan ke seluruh alumni ITB.

Harapannya fundraising-nya akan terus berjalan sesuai dengan yang diinginkan dan target.

"Salam Ganesha merupakan gerakan resmi bukan gerakan independen yang dibuat alumni. Kalau ada teman-teman yang masih bertanya, ini resmi melalui ITB. Dananya insya Allah amanah. Harapannya akan banyak awareness mengenai endowment fund, karena pendanaannya berasal dari alumni," katanya.

Penggunaan dana tersebut, kata Zaky, akan dikelola secara profesional, dimana dirinya menilai program ini serupa dengan wakaf. Dana ini tidak akan berkurang diletakkan dalam suatu rekening resmi ITB.

"Pahalanya akan abadi dan semuanya akan digunakan untuk ITB. Untuk kesejahteraan dosen, mahasiswa hingga infrastuktur,” ucapnya.

“Kami juga mengundang para alumni yang telah berkontribusi di bidang/industrinya masing-masing untuk lebih berpartisipasi aktif dan dekat dengan rekan satu almamater supaya mendukung ITB agar bisa melompat lebih jauh ke depan,” papar Zaky lebih lanjut.

Baca: Khansa Athira Teridentifikasi, Mahasiswi ITB Korban Tewas Tol Cipularang Tak Sempat Usaikan Tesis

Baca: 8 Kuliner Dekat Kampus ITB, Enak dan Murah Jadi Favorit Mahasiswa

Baca: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Mampu Bersaing di Skala Internasional

Dengan program tersebut, lanjut Zaky, diharapkan ITB akan semakin maju, temuan-temuan yang akan berkembang jadi startup unicorn sehingga kesejahteraan di Indonesia akan lebih luar biasa. Karena ITB sebagai institusi riset harus melahirkan penemuan-penemuan yang bisa diaplikasikan seluruh masyarakat Indonesia.

Dia juga mengatakan bahwa mekanisme dari donasi hingga pengelolaan Salam Ganesha ini dibangun menggunakan teknologi digital, dan semuanya bisa diamati secara transparan.

"Kita menggunakan teknologi digital dengan platform untuk endowment fund. Ini akan terus dikembangkan dan di update dimana informasi penggunaan dana abadi secara transparansi. Seluruh alumni bisa menularkan kepada kawan-kawan yang lain bagaimana pentingnya endowment fund. Siapapun alumni ITB, dimanapun berada, bisa akses salamganesha.id/donasi dan langsung donasi disitu," jelasnya.

Zaky turut memaparkan nilai donasi dari masing-masing produk yang akan diberikan, seperti jaket seharga Rp 2,5 juta, tas seharga Rp 300 ribu, tile naming yang satuannya seharga Rp 50 juta, kemudian juga ruang kelas dengan harga Rp 150 juta, hingga gedung yang bernilai Rp 25 miliar.

“Tile naming ini merupakan dinding lantai yang akan dibangun di Plaza Oktagon ITB, dimana yang menyumbang dengan angka tersebut namanya akan tertera di tile tersebut. Untuk ruang kelas dan gedung nama donatur akan tertera sebagai nama kelas atau nama gedung” pungkasnya.

Launching Night dihadiri oleh 1,200 alumni ITB, termasuk diantaranya Pramono Anung, Sakti Wahyu Trenggono, Budi Gunadi Sadikin, Hatta Rajasa, Andi Taufan, Billy Mambrasar, Arya Sinulingga dan Ridwan Djamaluddin, yang sudah dan akan membantu fundraising melalui makan malam bersama para donatur potensial.

Pelajari lebih lanjut tentang program Salam Ganesha di akun Instagram @salamganesha.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved