Pilkada Serentak

Ara: 5 Kali Menang, Jokowi Pahami Substansi Pilkada Langsung

Selain memiliki integritas, Jokowi juga menorehkan rekam jejak yang begitu berbekas dan berdampak pada masyarakat.

Ara: 5 Kali Menang, Jokowi Pahami Substansi Pilkada Langsung
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo saat upacara pelantikan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/12/2019). Presiden Joko Widodo melantik lima pimpinan KPK periode 2019-2023 yakni Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango dan Nurul Ghufron. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Joko Widodo merupakan pemimpin yang lahir dari proses pemilihan secara langsung oleh rakyat.

Lima kali berkompetisi, Jokowi pun selalu keluar menjadi pemenang.

"Yaitu dalam dua kali Pilkada Solo, satu kali dalam Pilkada DKI Jakarta, dan dua kali dalam pemilihan presiden," kata tokoh nasional Maruarar Sirait dalam diskusi Crosscheck Medcom dengan tema "Jokowi Langgengkan Politik Dinasti?" Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu (22/12/2019).

Karena itu, jelas Ara, Jokowi begitu memahami dengan baik bagaimana bisa dipercaya oleh rakyat.

Selain memiliki integritas, Jokowi juga menorehkan rekam jejak yang begitu berbekas dan berdampak pada masyarakat.

Di Solo misalnya, dalam periode kedua, Jokowi pun memang lebih dari 90 persen karena dipercaya rakyat.

"Dengan kemenangan lima kali itu, Jokowi sudah memiliki reputasi sebagai politisi yang matang. Selain reputasi, Jokowi juga memiliki legacy yang bisa dilihat rakyat," ungkap Ara, demikian ia disapa.

Maruarar  Sirait (kiri) pembicara 
dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu (22/12/2019).
Maruarar Sirait (kiri) pembicara dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu (22/12/2019). (Ist for tribunnews.com)

Dengan reputasi dan legacy sebagai sosok seorang yang demokratis, Maruarar memastikan Jokowi tidak akan menggunakan kekuasaannya untuk melakukan intervensi dalam proses Pilkada langsung yang melibatkan anak dan menantunya.

Yaitu Gibran Rakabuming yang mendaftar dalam Pilkada Solo dan Bobby Nasution yang mendaftar dalam Pilkada Medan.

"Jokowi memahami substansi Pilkada langsung, dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Karena itu Jokowi tak mungkin melakukan intervensi," ungkap Ara.

Halaman
12
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved