Banjir di Jakarta

Staf Khusus Presiden Ingatkan Banjir Bukan Momen Saling Salah-salahan

residen Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan jajarannya untuk memberikan bantuan kepada masyarakat sesuai dengan kapasitas semaksimal mungkin.

Staf Khusus Presiden Ingatkan Banjir Bukan Momen Saling Salah-salahan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Warga menungsi di Halte Transjakarta Jembatan Baru, Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat (3/1/2020). Warga terpaksa mengungsi ke halte tersebut akibat pemukimannya terdampak banjir. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Staf Khusus dan Jubir Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia menyesalkan peristiwa banjir di beberapa daerah, dimanfaatkan untuk saling menyalahkan.

"Daripada salah-salahan, lebih baik kita introspeksi dan bergotong-royong untuk membantu korban banjir," ujar Angkie, Jakarta, yang ditulis Minggu (5/1/2020).

Menurutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan jajarannya untuk memberikan bantuan kepada masyarakat sesuai dengan kapasitas semaksimal mungkin.

Baca: Jabodetabek Direndam Banjir, Super Junior Ikut Bereaksi via Twitter

"Saya turut prihatin dengan kondisi warga Jabodetabek dan sekitarnya yang terkena musibah ini. Yang paling penting kita harus tetap waspada jangan sampai terkena penyakit," tutur Angkie.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia per tanggal 4 Januari 2020, pukul 18.00 WIB, sebanyak 60 orang meninggal dan dua orang hilang.

Angkie menyebut, keluarga korban meninggal mendapatkan santunan dari Kementerian Sosial sebesar Rp 15 juta per kepala keluarga.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved