Rakernas PDI Perjuangan

Tak Jalankan Instruksi Partai, 26 Kader PDIP Disanksi oleh Megawati

Megawati Soekarnoputri benar-benar memantau jalannya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP sekaligus perayaan HUT ke-47 partainya.

Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (10/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri benar-benar memantau jalannya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP sekaligus perayaan HUT ke-47 partainya.

Terbukti pada hari kedua rakernas yakni Sabtu (11/1/2020), para kader yang tak menjalankan instruksi partai langsung diberi sanksi.

"Ibu Megawati terus memantau bahkan sesuai dengan pidato politik ibu ketua umum pada saat pembukaan rakernas, disiplin langsung diterapkan. Mereka yang tidak menjalankan instruksi partai langsung diberikan sanksi," ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (11/1/2020).

Hasto mengatakan tercatat sejak pukul 14.30 WIB ada 26 kader partai berlambang banteng moncong putih yang diberikan sanksi.

Politikus kelahiran Yogyakarta tersebut menjelaskan sanksi diberikan terkait tak dijalankannya disiplin partai. Ia mencontohkan ada kader yang justru merokok di luar saat acara tengah berlangsung.

"Hari ini ada 26 kader PDIP yang diberikan sanksi karena tidak menjalankan perintah itu di dalam disiplin partai," kata dia.

Para kader yang diberikan sanksi juga ditandai melalui ID card yang telah dilubangi untuk membedakan dengan kader yang tak diberi sanksi.

"Langsung kita berikan sanksi, dimana id cardnya dikasih lubang. Ada yang lubangnya 2, karena ada yang memprovokasi pada saat antrian. Padahal menjadi kader partai kita juga harus siap tidak hanya jadi pemimpin, tapi juga siap menjadi pengikut," pungkas Hasto.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved