Jumat, 29 Agustus 2025

Virus Corona

Soal Merebaknya Virus Corona, Jokowi Sebut Pemerintah Upayakan Logistik bagi WNI di Wuhan

Menurut penuturan Kepala Negara ini, KBRI tengah mengupayakan memeberikan perlindungan dan memberikan logistik untuk kebutuhan WNI di Wuhan, China.

Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Daryono
SETPRES
Presiden Jokowi setiba di Bandara Internasional Juanda menuju galangan PT PAL Indonesia (Persero) di Surabaya 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku terus memantau perkembangan virus Corona yang mulai menyebar dari Wuhan, China. 

Ia menyebut, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing terus menjalin kontak dengan para  warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Wuhan, untuk memantau perkembangan,

Menurut penuturan Kepala Negara ini, KBRI juga tengah mengupayakan memberikan perlindungan dan memberikan logistik untuk kebutuhan mereka. 

Pernyataan ini ia sampaikan usai kunjungan kerja ke Jawa Timur dalam meninjau langsung kapal selam Alugoro-405 di PT PAL Surabaya.

"Sementara masih berada disana, KBRI sudah bicara detail dan mengikuti,” ujarnya yang dilansir dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (27/1/2020).

"Berkaitan dengan logistik, kita tengah terbentur dengan aturan main untuk masuk kesana, karena sangat ketat sekali," imbuhnya.

a
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (YouTube Sekretarat Presiden)

Meski demikian, Jokowi memastikan KBRI akan berupaya keras agar pengiriman logistik dapat berjalan dengan baik.

"Kita mengirimkan logistik itu juga masih proses pendalaman oleh KBRI kita," kata Jokowi.

"Sehingga semuanya bisa terlayani dan berjalan dengan baik," ujarnya.

Sementara itu, terkait maraknya virus Corona, Jokowi kembali menegaskan bahwa masyarakat perlu hati-hati dan meingkatkan kewaspadaan.

Terutama terhadap gejala-gejala yang ditimbulkan oleh virus mematikan tersebut.

"Yang paling penting, hati-hati, waspada terhadap gejala-gejala yang ada," kata Jokowi.

Di sisi lain, Presiden RI ini meminta agar masyarakat tidak panik akan adanya virus tersebut.

Karena pemerintah kini tengah memastikan adanya pengawasan di semua bandara di Indonesia.

Terutama yang melayani penerbangan menuju atau dari China.

Petugas mendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) saat penumpang pesawat tiba di terminal 2 Bandara Juanda Surabaya, Rabu (22/1). Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Surabaya wilayah kerja bandara Juanda meningkatkan kewaspadaan dengan memasang alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) untuk mengantisipasi masuknya virus corona yang berasal dari negara China ke wilayah Indonesia.
Petugas mendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) saat penumpang pesawat tiba di terminal 2 Bandara Juanda Surabaya, Rabu (22/1). Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Surabaya wilayah kerja bandara Juanda meningkatkan kewaspadaan dengan memasang alat pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) untuk mengantisipasi masuknya virus corona yang berasal dari negara China ke wilayah Indonesia. (Ahmad Zaimul Haq/Surya)
Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan