KPK Fokus Terhadap Penyelesaian Berkas Perkara 14 Eks Anggota DPRD Sumut

KPK telah menetapkan tersangka baru dalam perkembangan kasus suap mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho.

KPK Fokus Terhadap Penyelesaian Berkas Perkara 14 Eks Anggota DPRD Sumut
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan tersangka baru dalam perkembangan kasus suap mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho.

Ada 14 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 yang dijadikan KPK sebagai tersangka. Mereka diduga telah menerima suap dari Gatot Pujo.

Ke-14 tersangka itu adalah Sudirman Halawa, Rahmad Pardamean Hasibuan, Nurhasanah, Megalia Agustina, Ida Budiningsih, Ahmad Hosein Hutagalung, Syamsul Hilal, Robert Nainggolan, Ramli, Mulyani, Layani Sinukaban, Japorman Saragih, Jamaluddin Hasibuan, dan Irwansyah Damanik.

14 mantan anggota DPRD Sumut itu diduga menerima suap terkait 4 hal. Pertama, persetujuan Laporan Pertanggungjawaban Pemprov Sumut Tahun Anggaran 2012-2014. Kedua, persetujuan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2013-2014.

Baca: Nikita Mirzani Marah-marah karena Hal Ini, Polisi Minta Maaf

Baca: Tim KBRI Beijing Sudah Bergerak Ke Wuhan Cina untuk Proses Evakuasi WNI

Baca: ‎Bareskrim Pelajari Permohonan Penangguhan Penahanan Dari Pendiri Negara Rakyat Nusantara

Ketiga, pengesahan APBD Pemprov Sumut 2014-2015. Keempat, penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD Provinsi Sumut pada 2015.

Namun KPK belum bisa mengungkap kisaran suap yang diterima masing-masing mantan anggota dewan Sumut itu. Pun termasuk soal peluang KPK untuk menjerat tersangka lainnya dalam kasus ini.

"Setelah menetapkan tersangka, penyidik akan fokus dulu menyelesaikan berkas perkaranya, setelah itu ke depan akan kita lihat apakah dapat ditetapkan tersangka lainnya," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada Tribunnews.com, Jumat (31/1/2020).

Meski akan fokus menyelesaikan berkas perkara ke-14 tersangka, Ali belum bisa memastikan kapan penyidik KPK akan mulai menjadwalkan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.

"Mengenai pemeriksaan saat ini belum diagendakan, nanti akan kami kabari kalau sudah ada jadwal," katanya.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved