Virus Corona

5 Ribu Turis China Terdampar di Bali, Belum Bisa Pulang ke Negara Mereka karena Hal Ini

Sekitar 5.000 wisatawan Cina terjebak di Bali seiring pemerintah Indonesia membatasi sementara penerbangan langsung dari Indonesia ke Cina

5 Ribu Turis China Terdampar di Bali, Belum Bisa Pulang ke Negara Mereka karena Hal Ini
Dok. Otban Wilayah IV
Otoritas Bandara Periksa Crew Lion Air yang Tiba dari Wuhan di Bandara Ngurah Rai, Minggu (26/1/2020) malam. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Sekitar 5.000 wisatawan Cina terjebak di Bali seiring pemerintah Indonesia membatasi sementara penerbangan langsung dari Indonesia ke Cina maupun sebaliknya.

Kebijakan yang diambil pemerintah Indonesia membatasi sementara penerbangan langsung dari Indonesia ke Cina maupun sebaliknya dalam rangka mencegah penyebaran virus corona.

Keberadaan sekitar 5.000 wisatawan Cina di Bali tersebut disampaikan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Cina di Denpasar, Gou Haodong.

Baca: Rey Utami tak Seberuntung Nikita Mirzani, Padahal Sama-sama Ibu Menyusui

Dilansir dari South China Morning Post, Rabu (5/2/2020), Gou Haodong mengaku telah bertemu dengan pejabat lokal di Bali dan meminta bantuan untuk memperpanjang masa tinggal wisatawan asal Negeri Tirai Bambu tersebut.

Indonesia menutup sementara penerbangan langsung ke dan dari Cina sejak Rabu (5/2/2020).

Terhitung penerbangan terakhir ke Guangzhou berangkat Rabu pagi dari Bali.

Selain itu, Indonesia telah memberhentikan sementara fasilitas bebas visa kunjungan dan visa on arrivals untuk warga negara RRT (Cina).

Baca: Menko Luhut: Singapura Jadi Menderita Banget karena Virus Corona

"Wisatawan Cina masih dapat transit melalui negara ketiga, termasuk Malaysia dan Thailand, jika mereka ingin pulang," demikian menurut Konsulat.

"Tetapi beberapa dari mereka lebih memilih untuk tetap di Bali karena wabah virus corona di Wuhan Cina," ujar Guo.

Baca: Bhyangkara FC Beraroma Persib Bandung, Alumnus Pangeran Biru Resmi Berseragam The Guardian

Halaman
1234
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved