Istana Bantah Rencana Reshufle Kabinet 

Fadjorel Rachman memastikan bahwa tidak ada rencana reshufle Kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat.

Istana Bantah Rencana Reshufle Kabinet 
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman. 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Juru Bicara Presiden, Fadjorel Rachman memastikan bahwa tidak ada rencana reshufle Kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat.

"Tidak ada rencana reshuffle," kata Fadjorel, Jumat, (21/2/2020).

Menurut Fadjorel semua menteri dipersilahkan untuk melaksanakan rencana kerjanya. Presiden akan memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan rencana kerja tersebut.

Baca: Berita Persib Bandung: 8 Hasil Laga Uji Coba Pangeran Biru hingga Jadwal Pekan Pertama Liga 1 2020

Baca: Trump Marah Dapat Informasi Inteljen Soal Rusia Bakal Ikut Campur Pilpres AS, Ini yang Dilakukan

"Presiden  memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan rencana kerja masing-masing," katanya.

Sebelumnya isu adanya reshufle muncul dari salah satu relawan Jokowi Dede Budhyarto. Dede menuliskan dalam akun twitternya @kangdede78 mengenai rencana reshufle tersebut usai bertemu dengan Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa lalu. 

"Ingin cerita hasil pertemuan dgn Presiden @jokowi, eh pulang dari Istana Bogor malah sakit. Intinya bakal ada resafel tunggu saja yah. Menteri yg kinerjanya ndak bagus klen bakalan dicukupkan," ujar Dede.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved