Virus Corona

Kemenkes Kirim Sejumlah Dokter Spesialis dan Tim Kesehatan Lingkungan ke Pulau Sebaru Kecil

Kementerian Kesehatan mengirim sejumlah dokter spesialis dan tim kesehatan lingkungan ke Pulau Sebaru Kecil.

Kemenkes Kirim Sejumlah Dokter Spesialis dan Tim Kesehatan Lingkungan ke Pulau Sebaru Kecil
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kepala Pusat Krisis Kemenkes, Dr Budi Sylvana menjawab pertanyaan saat wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Jakarta, Selasa (18/2/2020). Dr Budi berbicara mengenai pengalamannya melakukan observasi WNI yang dievakuasi dari Wuhan di Natuna. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Kesehatan mengirim sejumlah dokter spesialis dan tim kesehatan lingkungan ke Pulau Sebaru Kecil.

Mereka diterjunkan dalam rangka proses observasi 188 WNI kru Kapal World Dream.

Satu tim yang dikirim Kementerian Kesehatan tersebut terdiri dari 39 orang.

Baca: Pakar Membuat Daftar Barang Wajib Beli sebelum Corona Merebak, Makanan Kering hingga Tisu Toilet

Kepala Pusat Krisis Kementerian Kesehatan Budi Sylvana mengatakan tim dokter spesialis tersebut terdiri dari spesialis penyakit dalam, spesialis anastesi, spesialis paru-paru, dan spesialis psikologi.

Tidak hanya itu, Kemenkes juga menerjunkan tim kesehatan lingkungan untuk memastikan lingkungan Pulau Sebaru Kecil tidak rusak selama proses observasi.

Baca: Pasien Suspect Virus Corona di Semarang Meninggal: Dibungkus Plastik, Penjelasan Rumah Sakit

"Tim dokternya juga akan dari beberapa rumah sakit rujukan utama di Indonesia, RSCM, RS Persahabatan, RS Fatmawati, RSPI, dan RSPAD Gatot Soebroto. Jadi lebih komplit, lebih komprehensif layanan yang kali ini," kata Budi Sylvana di Markas Kolinlamil Jakarta Utara, Rabu (26/2/2020).

Budi menjelaskan pelayanan tersebut berbeda dengan observasi WNI dari Wuhan Cina di Natuna karena melihat dinamika wabah virus Corona atau Covid-19.

"Dinamikanya kan berkembang terus dan kita tidak ingin ada kecolongan sehingga kita terus meningkatkan kewaspadaan kita. Standardnya terus dinaikkan. Karena dinamika di dunia sudah tidak sama dengan kemarin. Sehingga layanan observasinya akan lebih komprehensif," kata Budi.

Fasilitas di Pulau Sebaru

Halaman
123
Penulis: Gita Irawan
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved