Imam Nahrawi Diadili

Respons Imam Nahrawi saat Disinggung Soal Permintaan Dana Tambahan Rp 70 Juta

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengaku mengenalkan satu per satu para asisten pribadi di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Respons Imam Nahrawi saat Disinggung Soal Permintaan Dana Tambahan Rp 70 Juta
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Terdakwa kasus suap penyaluran pembiayaan dana hibah Kemempora kepada KONI Imam Nahrawi menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (14/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengaku mengenalkan satu per satu para asisten pribadi di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengaku tidak pernah secara khusus mengenalkan orang-orang kepercayaannya kepada para pegawai dan pejabat di lingkungan kementerian tersebut.

Setelah mengenalkan para asisten pribadi, dia meminta para pegawai dan pejabat di lingkungan Kemenpora agar melaporkan kepada dirinya apabila ada oknum yang mencatut nama Imam Nahrawi untuk kepentingan pribadi.

Baca: Kabareskrim : Satgas Anti Politik Uang Bertugas Tracking Sumber Dana Calon Petahana

Baca: Rio Haryanto Siap Dukung LPDUK Kembangkan Akademi Digital Motor Sports Indonesia

"Forum rapat, saya kenalkan satu per satu termasuk siapa saja. Dan pasti saya katakan bilamana ada seorang mengaku atas nama saya meminta sesuatu maka tolak dan langsung laporkan kepada saya.  Dan sejauh itu tidak pernah ada laporan ke saya siapapun," kata Imam, saat memberikan keterangan di ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Pernyataan itu disampaikan Imam Nahrawi untuk mengklarifikasi keterangan Bambang Tri Joko, mantan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Baca: Jefri Nichol Digugat Falcon Pictures karena Wanprestasi, Hanung Bramantyo Angkat Bicara

Di persidangan, pada Kamis ini, Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi menanyakan Bambang soal tambahan dana operasional untuk kunjungan mantan Menpora Imam Nahrawi.

Bambang mengungkapkan Miftahul Ulum, asisten pribadi Imam Nahrawi meminta kepada Alfitra Salamm, mantan Sekretaris Kemenpora uang senilai Rp 50-70 juta. Selain itu, Ulum pernah mendatangi ruang kerja Bambang untuk meminta tambahan dana operasional tersebut.

Terkait keterangan ini, Imam Nahrawi sempat menanyakan kepada Bambang. Imam mencecar Bambang soal adanya permintaan uang untuk kunjungan.

"Yang saya tanyakan kepada saudara saksi, pernahkah saya minta tambahan dana operasional menteri kepada saudara saksi secara langsung maupun pada sesmen?" tanya Imam Nahrawi kepada Bambang.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved