Senin, 1 Juni 2026

Virus Corona

Dua WNI Positif Corona, Anies Baswedan dan Ridwan Kamil Gerak Cepat Lakukan Pencegahan

Virus corona telah masuk ke Indonesia, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil gerak cepat lakukan pencegahan

Tayang:
Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Kolase tribunnews.com (Warta Kota/Herudin, YouTube/Kompas tv)
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil 

"Covid-19 Crisis Center namanya," ujar Ridwan Kamil yang dikutip dari YouTube Kompas TV, Selasa (3/3/2020).

Menurutnya, pembentukan crisis center ini guna mendapat informasi yang benar dan akurat soal virus corona.

Crisis center juga akan melakukan penanganan khusus yang berkaitan dengan virus tersebut.

Baca: Soal Corona, Menhub Sebut Pengawasan di Bandara dan Pelabuhan Internasional Sesuai Prosedur

"Sehingga nanti menjadi pintu informasi dan bantuan semuanya mengkonfirmasi dan menyampaikan informasi di satu pintu untuk Jawa Barat," ujarnya.

Selain itu, Pemprov Jawa Barat juga telah mengirim stok masker untuk Kota Depok.

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi kelangkaan masker yang terjadi.

"Pemerintah Jawa Barat menyumbang 10 ribu masker yang akan di titipkan ke pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk disimpan di titik-titik layanan kesehatan," jelasnya.

Di samping itu, Pemprov Jawa Barat juga telah menetapkan status siaga satu penyebaran virus corona sejak dua minggu lalu.

Dikutip dari Kompas.com, Ridwan Kamil menuturkan pihaknya sudah menyiapkan sedikitnya 27 rumah sakit rujukan utama di wilayah Jawa Barat untuk menangani pasien virus corona.

"Dua minggu lalu saya rapat dengan Pangdam, Kapolda, dan RS Hasan Sadikin (Bandung)," ujar Ridwan Kamil.

"Kesimpulannya, semua rumah sakit daerah yang berjumlah 27 unit menjadi rujukan utama, berkoordinasi dengan RS kelas A, RS Sadikin untuk mengecek sampelnya," jelasnya.

Baca: Virus Corona Masuk Indonesia, Jusuf Kalla: Tidak Perlu Panik, Harus Hati-hati

Oleh karena itu, Ridwan Kamil mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik dalam menghadapi virus ini.

Warga Jawa Barat diharapkan selalu memperhatikan kondisi kekebalan tubuhnya.

"Masyarakat saya imbau agar tidak panik, tenang saja," ujarnya yang dikutip dari YouTube Kompas TV, Selasa (3/3/2020).

"Dari Pak Menteri Kesehatan juga sebagai referensi kami, virusnya tidak nempel di benda mati," jelasnya.

"Jadi hanya terjadi pada kontak makhluk hidup, kira-kira begitu," tutur Ridwan Kamil. (*)

(Tribunnews.com/Isnaya Helmi Rahma, TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci, Kompas.com/Nursita Sari/Vitorio Mantalean)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved