Breaking News:

Virus Corona

Total Ada 8 Pasien Yang Dirawat Terkait Virus Corona di Ruang Isolasi RSPI, Dua Orang Positif

Total ada 8 pasien di Isolasi, dua positif sisanya enam orang dalam pengawasan," kata Syahril, di RSPI Sulianti Saroso,

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas menggunakan masker di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, Senin (2/3/2020). Presiden Joko Widodo mengumumkan dua orang positif terjangkit virus Covid-19 atau virus corona, dan saat ini berada di ruang isolasi RSPI Sulianti Saroso, Jakarta. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Mohammad Syahril mengatakan, pihaknya menerima dua pasien baru lagi yang diduga terjangkit virus corona pada Selasa (3/3/2020) pagi.

Dengan dua pasien baru itu, dia menerangkan, terdapat 8 pasien yang telah berada di ruang isolasi RSPI pada hari ini. Sementara dua pasien berinisal NT dan MD telah dinyatakan positif terjangkit virus corona.

"Total ada 8 pasien di Isolasi, dua positif sisanya enam orang dalam pengawasan," kata Syahril, di RSPI Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Selasa (3/3/2020).

Baca: Ada 2 WNI Positif, Ciri-ciri Terinfeksi Virus Corona, Mirip Gejala Demam, Flu, Batuk dan Sesak Napas

Dia menuturkan, enam pasien yang dalam pengawasan memiliki gejala yang mirip pasien yang terjangkit virus Corona. Mulai dari demam tinggi, batuk hingga sakit tenggorokan.

"Dia masuk dengan kondisi batuk, demam, dan juga ada sakit tenggorokan," ungkap dia.

Sementara itu, Syahril menuturkan, tiga dari enam pasien yang baru didatangkan memiliki keterkaitan dengan dua warga Depok yang telah dinyatakan positif terjangkit virus Corona.

Sedangkan, satu pasien yang dirawat merupakan pasien yang jatuh sakit usai bepergian ke negara atau wilayah pandemik virus Corona.

Baca: Achmad Yurianto Beberkan Kondisi Dua WNI yang Positif Virus Corona

"Ada 3 orang kontak langsung, satu orang habis bepergian dari negara terjangkit," ungkap dia.

Lebih lanjut, dia menuturkan, satu pasien lagi merupakan warga negara asing (WNA). Namun, ia tidak menyebutkan daerah asal WNA tersebut.

"Ada (WNA Asing, Red). Dari rujukan salah satu rumah sakit di Jakarta. Saya ngga bisa sebut asalnya," pungkasnya.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved