Virus Corona
Virus Corona Masuk Indonesia, Jusuf Kalla: Tidak Perlu Panik, Harus Hati-hati
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan selalu hati-hati menghadapi virus corona.
Presiden Jokowi bersama Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Terawan Agus Putranto (Tangkap layar channel YouTube KOMPASTV)
Presiden Jokowi mengungkapkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi virus corona ini sudah ditunjukan sejak mewabahnya virus tersebut pada akhir Desember 2019 lalu.
"Sejak awal kita ini serius dan sangat ketat mengikuti protokol kesehatan dari WHO yang berkaitan dengan corona dan juga bekerja sama dengan perwakilan WHO yang ada di Jakarta," ujar Jokowi yang dikutip dari YouTube Kompas tv, Selasa (3/3/2020).
Tidak hanya itu, pemerintah juga dengan sigap melakukan evakuasi kepada warga negara Indonesia yang berada di luar Indonesia.
Dimana mereka semua kemudian di observasi dengan prosedur protokol kesehatan yang ketat.
Sejauh ini sudah ada tiga evakuasi yang dilakukan oleh pemerintah yakni 238 WNI yang berada di Hubei, Tiongkok, 188 WNI kru kapal pesiar World Dream, dan 69 kru kapal Diamond Princess.
Selain itu pemerintah juga telah menjaga ketat 135 pintu masuk ke negara Indonesia baik itu darat, baik itu laut, maupun udara.
"Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan-pesoalan yang ada yang berkaitan dengan virus corona," kata Jokowi. (*)
(Tribunnews.com/Isnaya Helmi Rahma/Oktaviani Wahyu Widayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ketua-umum-pmi-jusuf-kalla-1.jpg)