Satgas Kuda Laut Polri Ungkap 102 Kasus Penyelundupan BBM dengan 135 Tersangka

Satgas Kuda Laut yang bertugas mengawal distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) mengungkap 102 kasus dengan total tersangka 135 orang dalam dua bulan.

Tribunnews.com/ Igman Ibrahim
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (22/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satgas Kuda Laut yang bertugas mengawal distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) mengungkap 102 kasus dengan total tersangka 135 orang dalam dua bulan terakhir ini.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan setelah dibentuk Kapolri, Satgas Kuda Laut langsung bekerja mengungkap 102 kasus.

"Dari data yang dimiliki Mabes Polri, jumlah kasus penyelundupan BBM paling banyak di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), Bangka Belitung, dan Sumatera Barat (Sumbar)," kata Brigjen Pol Argo Yuwono di Bareskrim Polri, Jumat (6/3/2020).

Baca: Wakil Sumatera Barat Tak Hapal Pancasila di Final Puteri Indonesia 2020, Ini Kata Bambang Soesatyo

Argo menjelaskan untuk di Sumsel ada 12 kasus dengan 19 tersangka.

Sementara di Babel terdapat 11 kasus, dengan jumlah tersangka 11 orang.

Lalu di Sumbar 10 kasus dengan total tersangka 17 orang.

Untuk barang bukti yang berhasil disita, di Sumsel sebanyak 70,840 liter solar, di Babel 11,630 liter solar, dan di Sumbar 70,640 liter solar.

Baca: Anggap Pertahanan Masih Keropos, Persija Jakarta Buka Opsi Datangkan Pemain Baru

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menambahkan total keseluruhan barang bukti yang diamankan dari seluruh pengungkapan Satgas Kuda Laut di seluruh jajaran Polda sebanyak 209,685 liter solar, 69,821 liter premium, 340,690 liter minyak mentah, dan 264, 03 liter avtur.

Untuk diketahui Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis membentuk Satgas Kuda Laut untuk mengawasi penyediaan dan pendistribusian BBM karena penyaluran Jenis BBM Tertentu (JBT) minyak solar telah melebihi batas kuota di tahun 2019.

Baca: Haris Azhar: Ada Dua Kemungkinan soal Harun Masiku, Menghilangkan Diri atau Dihilangkan

Satgas Kuda Laut dipimpin langsung Kabareskrim Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo dengan anggotanya Kepala Korps Brimob dan Kepala Korps Polairud.

Dalam bekerja, Satgas bekerja sama dengan Kementerian dan pemangku kepentingan terkait untuk melakukan pengawasan distribusi BBM di seluruh wilayah Indonesia.

Berita Populer
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved