Virus Corona
Awalnya Positif Corona, 2 Pasien Kini Dinyatakan Negatif, akan Jadi Kesembuhan Pertama di Indonesia?
Dua pasien yang sebelumnya positif virus Corona kini dinyatakan negatif setelah dilakukan pemeriksaan sementara.
Penulis:
Daryono
Editor:
Whiesa Daniswara
TRIBUNNEWS.COM - Dua pasien yang sebelumnya positif virus corona kini dinyatakan negatif setelah dilakukan pemeriksaan sementara.
Jika dalam pemeriksaan selanjutnya hasilnya negatif, dua pasien ini bakal dinyatakan sembuh dan boleh keluar dari rumah sakit.
Apabila nantinya benar-benar dinyatakan sembuh, dua pasien ini bakal menjadi pasien pertama positif virus Corona di Indonesia yang berhasil sembuh.
Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan dua pasien yang kini negatif virus Corona itu merupakan kasus 06 dan kasus 14.
Baca: Awalnya Positif Corona, 2 Pasien Kini Dinyatakan Negatif, akan Jadi Kesembuhan Pertama di Indonesia?
Baca: Kemenkominfo: Konten Pencegahan Virus Corona untuk Tekan Kepanikan Masyarakat
Dua pasien itu kini tinggal dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan apakah hasinya tetap negatif ataukah ada perubahan.
''Untuk kasus yang sudah kita lakukan dari kasus 01 hingga kasus 19 ada beberapa hal yang membahagiakan, bahwa kasus 06 ini sudah masuk hari ke-5, hasil pemeriksaannya negatif,'' katanya di komplek Istana Negara, Selasa siang (10/3/2020) dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, Kemenkes.go.id.

Yurianto melanjutkan, kasus 06 merupakan anak buah kapal (ABK) Diamond Princess yang dirawat di RSUP Persahabatan.
Pasien 06 juga masuk kategori imported cases.
Menurut Yuri, sapaan Achmad Yurianto, pihak RSUP Persahabatan sudah memberikan edukasi kepada yang bersangkutan untuk melakukan isolasi mandiri (self isolated).
''Ia menahan diri untuk tidak kontak dengan siapapun."
"Boleh kontak dengan siapapun, tapi ditahan. Boleh, tapi pada posisi 2 meteran,'' ujarnya.
Baca: UPDATE Berita Corona Indonesia - Tambah 8 Kasus Menjadi 27 Pasien, Berikut Rinciannya
Pasien kedua yang hasil pemeriksaannya negatif adalah kasus 14 yang baru 3 hari di ruang isolasi.
Yuri menyebut orang yang kontak dengan kasus 14 ini minimal, di samping itu juga kondisi fisiknya bagus.
Hari pertama perawatan di rumah sakit bukanlah hari pertama ia sakit.
Sebelumnya yang bersangkutan sudah 2 hari sakit di rumahnya.
Yuri mengatakan pihaknya masih menunggu pemeriksaan selanjutnya yang akan dilakukan di dua hari mendatang.
''Jadi setelah negatif pertama kita tunggu dua hari ke depan kalau sudah negatif juga maka akan kita keluarkan dari rumah sakit,'' ujarnya.

Tim medis harus memeriksa berulang kali untuk mendapatkan kepastian status kedua pasien tersebut.
Kondisi kedua pasien sakarang bagus tanpa ada keluhan apa-apa.
Pemerintah mulai melakukan edukasi self isolated kepada mereka.
Yuri menjelaskan mereka diminta menahan diri untuk tidak kontak dengan siapapun dalam waktu sementara.
Jumlah Pasien Positif Virus Corona Bertambah jadi 27 Orang
Data terbaru pasien virus Corona hingga Selasa (10/3/2020) sore, pasien positif virus Corona bertambah menjadi 27 orang.
Hal itu disampaikan oleh juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto.
Pada Selasa ini, pemerintah mengumumkan adanya tambahan delapan orang yang dinyatakan positif virus corona.
Dengan demikian hingga Selasa sore ini ada 27 orang yang dinyatakan pasien positif Covid-19.
Sebelumnya, hingga Senin kemarin tercatat ada 19 orang yang dinyatakan positif virus corona.
Baca: WNI Keempat yang Positif Terinfeksi Virus Corona di Singapura Diketahui Baru Pulang Dari Indonesia
Menurut Achmad Yurianto, informasi ini didapatkan hingga siang tadi.
"Dari hasil laboratorium yang kita dapatkan sampai dengan siang hari tadi dan berdasarkan hasil analisis bersama ahli," ucap Yuri dikutip dari Kompas.com.
Dia kemudian menjelaskan delapan orang pasien Covid-19 yang baru dinyatakan positif virus corona sebagai berikut:
Pasien 20 merupakan perempuan berusia 70 tahun.

Dia bagian dari penelusuran atau tracing dari subklaster Jakarta.
Pasien 21 merupakan perempuan berusia 47 tahun.
Dia juga didapatkan setelah dilakukan tracing dari subklaster Jakarta.
Kemudian, terdapat perempuan berusia 36 tahun yang merupakan pasien kasus 22.
Diduga penularannya tidak terjadi di Indonesia.
"Ini imported case," ucap Yuri.
Selanjutnya, terdapat pasien 22 yaitu perempuan berusia 36 tahun.
Dia juga disebut Yuri sebagai kasus import.
Pasien 23, dia diketahui sebagai perempuan 73 tahun yang juga kasus impor.
"Imported case. Kondisinya saat ini sedang menggunakan ventilator karena faktor comorbid (penyakit yang menyertai) cukup banyak. Kondisi stabil," kata Yuri.
Baca: VIRAL Pesan Hati-hati Perampok Mengaku Petugas Medis Semprot Virus Corona, Ini Imbauan Polisi
Selanjutnya, terdapat pasien 24 yang juga merupakan kasus import.
Dia adalah laki-laki berusia 46 tahun.
Pasien 25 adalah perempuan 53 tahun, yang merupakan warga negara asing.
"Imported case, kondisi stabil," kata Yuri.
Berikutnya, terdapat pasien kasus 26 yang merupakan laki-laki berusia 46 tahun.
Dia juga merupakan WNA dan tercatat sebagai kasus impor.
Setelah itu, tercatat Pasien 27 yang merupakan laki-laki berusia 33 tahun.
Pasien 27 merupakan WNI dalam kondisi stabil.
Namun, pemerintah belum mendapatkan kepastian dari klaster mana virus corona itu berasal.
"Kami menduga local transmission. Kami tracking, ini bukan impor, tidak jelas bagian dari klaster yang lain. Sementara belum (diketahui)," ujar Yuri.
(Tribunnews.com/Daryono) (Kompas.com/Dian Erika Nugraheny)