Virus Corona

Seorang Nenek Yang Baru Dinyatakan Pasien Positif Corona Dalam Kondisi Baik

RS Persahabatan baru mengkonfirmasi hari ini bahwa sang nenek telah diisolasi bersama seorang pria (46) yang juga pasien baru kasus nomor 24 yang diny

YONHAP / AFP
Ilustrasi Para pekerja medis yang mengenakan alat pelindung memindahkan seorang pasien virus korona (C) ke rumah sakit lain - WNI di Singapura Positif Terjangkit Virus Corona, Sudah Tunjukkan Gejala saat Masih di Jakarta 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Rita Rogayah mengatakan, seorang nenek (69) yang merupakan pasien terbaru yang dinyatakan positif virus corona dalam kondisi baik di ruang isolasi.

Diketahui, sang nenek merupakan pasien kasus nomor 20 yang telah dinyatakan positif Corona pada Selasa (10/3/2020).

RS Persahabatan baru mengkonfirmasi hari ini bahwa sang nenek telah diisolasi bersama seorang pria (46) yang juga pasien baru kasus nomor 24 yang dinyatakan positif Corona.

Baca: Dirut RSPI Tegaskan Pasien Positif Corona yang Meninggal Dunia Bukan Dirawat di RSPI

"Pasien yang satu (Nenek, Red) kondisinya sangat baik. Yang satunya lagi masih ada sesak napas," kata Rita di RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2020).

Rita mengatakan, kedua pasien diketahui jatuh sakit usai bepergian ke negara Korea Selatan.

Saat sampai di tanah air, keduanya mengeluhkan demam, batuk hingga sesak nafas.

Namun, tidak jelas apakah kedua pasien tersebut memiliki hubungan keluarga atau tidak.

"Yang kami dapat ini 2 pasien semua kasusnya imported case. WNI semua, habis pulang dari korea dua-duanya," pungkasnya.

Baca: Anies Pastikan Pegawai Pemprov DKI yang Jalani Isolasi Diri, Gaji dan TKD-nya Utuh

Seperti diwartakan sebelumnya, sampai Selasa (10/3/2020) kemarin, pemerintah telah mengumumkan sudah ada 27 kasus positif corona (covid-19) di Indonesia.

Dari seluruh kasus tersebut, pemerintah mengakui ada 1 kasus, yakni kasus dengan nomor kode 27, yang belum terlacak sumber penularannya.

Juru Bicara Penanganan Wabah Virus Corona Achmad Yurianto menerangkan, sampai saat ini pihaknya masih mencari tahu dari mana sumber penularan kasus 27 ini.

Yang bersangkutan tidak berasal dari luar negeri dan belum terlacak apakah berasal dari klaster yang sudah ada sebelumnya.

"Kami menduga (kasus 27) ini local transmission, yang sedang kami tracking dari mana sumbernya, karena bukan impor (imported case) dan tidak jelas bagian dari klaster lain. Sementara belum jelas," ujar Achmad, Selasa (10/3/2020).

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved