Virus Corona

POPULER: Anies Masih Di-bully di Tengah Corona, Said Didu Geram

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu mengaku geram dengan sejumlah pihak yang membully Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Tribunnews.com/Lita Febriani
Said Didu usai Diskusi Publik Pertamina Sumber Kekacauan yang digelar oleh Indonesia Resources Studies (Iress) di Restoran Pulau Dua, Jakarta, Kamis (19/12/2019) 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu mengaku geram dengan sejumlah pihak yang membully Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Sebelumnya, Anies Baswedan menyampaikan sejumlah langkah antisipasi virus corona.

Dalam sebuah konferensi pers yang telah ditayangkan di kanal YouTube Kompas TV pada Rabu (11/3/2020), Anies Baswedan menyampaikan sejumlah langkah pencegahan Covid-19 tersebut.

Dijelaskan oleh Anies bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan lebih memprioritaskan keselamatan warga.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun menyiapkan sejumlah langkah pencegahan hingga membuat simulasi terburuk penyebaran virus corona di Ibu Kota.

Setidaknya ada enam langkah yang diambil Pemprov DKI Jakarta dalam penanganan virus corona.

Langkah pertama, Anies Baswedan menyebutkan untuk melakukan pengetatan di DKI Jakarta, terutama terkait perizinan penyelenggaraan kegiatan publik.

"Kami di Jakarta, mengambil rute pengetatan di awal, karena itu beberapa langkah kita lakukan di Jakarta ini."

"Pertama di tingkat internal jajaran Pemprov. Kita akan membentuk tim review perizinan. Semua kegiatan yang akan diselenggarakan di Jakarta harus dilaporkan kepada tim review perizinan," ujar Anies Baswedan, dilansir dari TribunPalu.com.

Baca: Virus Corona Menyebar di Seluruh Wilayah di Jakarta, Anies Buka Datanya Hingga Tutup Tempat Wisata

Baca: Akibat Virus Corona, Wacana Euro 2020 Mundur ke 2021 Semakin Dekati Kenyataan

Baca: Tak Lakukan Lockdown di Tengah Corona, Jokowi: Belum Berpikir

Anies Baswedan berikan penghargaan untuk Diskotek Colosseum
Anies Baswedan berikan penghargaan untuk Diskotek Colosseum (KompasTV)

Hal itu bertujuan untuk mengendalikan interaksi agar tidak terjadi penularan yang tidak perlu.

Halaman
1234
Editor: Miftah
Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved