Breaking News:

KKP Tangkap Dua Kapal Ikan Asing Ilegal di Perairan Natuna saat Pandemi Corona

Petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menangkap dua kapal ikan asing (KIA) ilegal di Perairan Natuna Utara saat pandemi corona (Cov

istimewa/kkp
Petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menangkap dua kapal ikan asing (KIA) ilegal di Perairan Natuna Utara saat pandemi corona (Covid-19). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM - Petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menangkap dua kapal ikan asing (KIA) ilegal di Perairan Natuna Utara saat pandemi corona (Covid-19).

Kapal tersebut diketahui berbendera Vietnam dan melakukan kegiatan pencurian ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) 711-Laut Natuna Utara pada Jumat (3/3/2020).

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, menjelaskan 2 KIA dengan nama KG 93811 TS dan KG 93012 TS ditangkap oleh Kapal Pengawas Perikanan Orca 03 yang dinakhodai oleh Capt. Mohammad Ma’ruf pada posisi koordinat 03° 51,172’ Lintang Utara – 104° 44,515’ Bujur Timur.

Turut diamankan 22 awak kapal berkewarganegaraan Vietnam yang melancarkan aksi ilegal fishing.

”Kedua kapal itu sedang dalam proses dikawal menuju Satwas SDKP Natuna untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” kata Menteri Edhy di Jakarta dalam keterangan yang diterima Minggu (5/4/2020).

Menurut Edhy, penangkapan ini merupakan pesan tegas yang dikirimkan oleh KKP terhadap para pelaku illegal fishing di perairan Indonesia.

Baca: Susul Kepergian Chrisye 2018 Silam, Karya Musisi Debby Nasution Tetap Hidup di Album Menanti Hari

Baca: Kementerian KKP Lepas Ekspor 3.200 Ton Hasil Perikanan

Baca: ICW: Lapas Sukamiskin Sudah Terapkan Pembatasan Sosial untuk Koruptor

Jajaran Pengawas Perikanan Ditjen PSDKP akan tetap melaksanakan upaya menjaga kedaulatan pengelolaan perikanan dari ancaman para pelaku illegal fishing.

“Ini tentu bukti bahwa kami tidak lengah di tengah kondisi kita yang masih menghadapi pandemi Covid-19 ini. Dengan tetap menjalankan protokol pencegahan dan penanggulangan Covid-19,” tegasnya.

Sejak zaman Menteri KKP Edhy total sudah 19 KIA yang telah ditangkap terdiri dari 10 kapal berbedera Vietnam, 4 kapal berbendera Filipina dan 5 kapal berbendera Malaysia.

Selain penangkapan kapal ikan asing ilegal, Menteri Edhy juga telah melakukan serangkaian langkah strategis di antaranya melalui upaya pengawalan terhadap nelayan indonesia yang beroperasi di Laut Natuna Utara dan pembebasan nelayan indonesia yang ditangkap oleh aparat Malaysia.

Sementara Direktur Jenderal (Dirjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Tb Haeru Rahayu menambahkan, bahwa Pengawas Perikanan Ditjen PSDKP tetap beroperasi di lokasi-lokasi yang dianggap rawan illegal fishing termasuk di Laut Natuna Utara ini.

”Kapal Pengawas Perikanan kami tetap melakukan patroli di Laut Natuna Utara. Selain untuk menjaga kapal-kapal nelayan Indonesia yang beroperasi Laut Natuna Utara, juga melakukan patroli agar tidak ada pelaku illegal fishing yang masuk ke perairan kita,” jelasnya.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved