Virus Corona

Sandiaga Uno Tanggapi Terpaan Ekonomi Indonesia di Tengah Corona: Saya Khawatir Timbul Masalah Baru

Sandiaga Uno menduga akan ada masalah baru apabila pemerintah tidak segera memastikan kebutuhan masyarakat sebelum bulan Ramadan tiba

TRIBUN/DANY PERMANA
Pengusaha yang juga politisi Sandiaga Uno menyampaikan pemaparannya dalam acara Opposition Leaders Economic Forum di Jakarta (13/3/2020). Acara tersebut digelar dalam rangka Dies Natalis ke-2 KaHMIPreneur dengan tema 'Selamatkan Ekonomi Indonesia di Tengah Krisis Covid-19'. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Uno memberikan tanggapannya terkait peran pemerintah dalam mengatasi masalah ekonomi di tengah wabah Virus Corona (Covid-19).

Sandiaga mengatakan pemerintah harus bisa bergerak cepat untuk memastikan kebutuhan masyarakat tercukupi.

Ia menduga apabila masalah tidak segera diselesaikan sebelum bulan Ramadan tiba, maka akan muncul masalah baru.

Penjelasan tersebut ia unggah lewat akun Instagram milknya @sandiuno, Senin (6/4/2020).

Pada unggahan tersebut, awalnya Sandiaga turut menyampaikan simpatinya kepada para pengusaha yang terdampak Covid-19.

"Hati, dan doa saya selalu bersama mereka di luar sana, khususnya pengusaha menengah, 64 juta pengusaha kecil," kata Sandiaga.

"Kini mereka harus bertahan hidup," lanjutnya.

Sandiaga lalu membandingkan situasi di Indonesia saat ini lebih parah dibandingkan krisis ekonomi pada tahun 1998.

"Kejadian ini berbeda dengan tahun 97-98, tahun 97-98 tingkat permintaan masih ada," katanya.

"Sekarang ini karena kita menghadapi serangan Virus Covid-19, permintaan runtuh," sambungnya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut lalu menyinggung soal bantuan yang diberikan oleh pemerintah untuk meringankan beban masyarakat.

"Saya bicara dengan pengusaha menengah, dan juga besar, mereka berjuang keras," katanya.

BACA SELENGKAPNYA>>>

Editor: Lailatun Niqmah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved