Breaking News:

Erick Thohir Tegaskan Tidak Pernah Membuat Akun 'Erick Thohir for President' di Media Sosial

"Apabila ada posting dari akun seperti itu sama sekali bukan dari saya juga tim, bahkan postingan tersebut mengganggu kami," ujar Erick Thohir.

Capture video istimewa
Capture video bantuan dari Erick Thohir yang mengatasnamakan 'Erick Thohir for President 2024'. Erick Thohir membantah adanya kampanye semacam itu saat ini. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan tidak pernah membuat dan tidak memiliki akun di media sosial baik Facebook, Instagram maupun Twitter yang bernama "Erick Thohir for Indonesia" ataupun "Erick Thohir for President".

"Apabila ada posting dari akun seperti itu sama sekali bukan dari saya juga tim, bahkan postingan tersebut mengganggu kami," ujar Erick Thohir, Sabtu (18/4/2020).

Sebagai menteri yang dipercaya Presiden Jokowi, Erick Thohir mengatakan ingin bekerja dengan sebaik-baiknya mengemban tugas yang diberikan dari Presiden Joko Widodo.

Komitmen Erick Thohir

Menteri BUMN, Erick Thorir dalam setiap kesempatan  menyatakan akan mendukung pemerintah dalam upaya percepatan penanganan virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Erick mengaku Kementerian BUMN saat ini memang mendapat beberapa tugas dari Presiden untuk membantu percepatan penanganan Covid-19 ini.

Ia berharap, semua hal yang dimiliki oleh BUMN, mulai dari hal logistik hingga transportasi, program pemerintah saat ini dapat berjalan  baik.

"Kita coba mendukung program pemerintah yang memang saat ini BUMN sangat diperlukan, karena tanpa keberadaan kita juga tidak mungkin kita bisa memaksimalkan service kepada rakyat," kata Erick saat berbicara di Satu Meja The Forum Kompas TV, Rabu (1/4/2020).

Erick juga menyatakan pihaknya ke depannya akan membantu pemerintah terkait upaya PSBB yang ditetapkan pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.

 

Baca: Lebih Pilih Pembatasan Sosial Berskala Besar, Jokowi Blak-blakan Alasan Kukuh Tak Lakukan Lockdown

 Ia juga akan memaksimalkan sejumlah pelabuhan serta bandara untuk membantu kepulangan para WNI yang memang dalam keadaan mendesak dan harus pulang ke tanah air.

Dikatakannya, Kementerian BUMN bisa saja mengantar kepulangan para WNI tersebut menuju ke daerah asalnya.

Halaman
12
Berita Populer
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved