Breaking News:

Respons Pimpinan Komisi III DPR RI Sikapi Aksi Polisi Pamer Senjata

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta seluruh aparat kepolisian untuk bijak menggunakan senjata api.

kolase tribunnews
Viral video polisi kokang senjata 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta seluruh aparat kepolisian untuk bijak menggunakan senjata api.

"Harus bijak dalam menggunakan senjata, bukan untuk dipakai untuk gagah-gagahan di depan publik, walaupun hanya bercanda," ucap Sahroni kepada wartawan, Jakarta, Jumat (15/5/2020).

Hal tersebut disampaikan Sahroni, karena baru-baru ini tersebar luas di media sosial sebuah video yang menampilkan seorang polisi muda dengan membawa senjata sembari berkata “pacar mu ganteng, kaya?” sambil mengokang senjata dinasnya itu.

Baca: Anies Terbitkan Pergub, Keluar atau Masuk Jakarta Harus Urus Izin Secara Online

Hal ini kemudian menjadi perhatian publik setelah videonya di-upload di Twitter oleh akun Twitter @kapnsarjana dengan dibarengi caption berbunyi “Mohon untuk bpk @DivHumas_Polri kasih tau anak didik njenengan pak, tidak usah sombong sama rakyat, anak didik, juga kalian digaji oleh uang pajak rakyat,".

Terkait kejadian ini, polisi yang ada di video tersebut kemudian melaporkan akun @kapansarjana ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Baca: 11 Pemain Pilihan Marco Motta, dari Buffon, Andrea Pirlo hingga Francesco Totti

Belakangan diketahui bahwa sosok polisi dalam video tersebut berinisial Bripda GAP dan merupakan seoarang anggota Unit 1 Subditgasum Direktorat Samapta Polda Metro Jaya.

Sahroni menyayangkan jika cuitan tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian, karena hal tersebut merupakan hal biasa dan senjata bukan untuk gagah-gahanan.

Baca: Keguguran, Jane Shalimar Merasa Bersalah dan Berkali-kali Minta Maaf ke Suaminya

"Itukan hanya postingan biasa saja, polisi juga jangan antikritik. Lagi pula memang senjata itu tanggungjawabnya besar, bukan cuma untuk keren-kerenan atau ganteng-gantengan,” katanya.

Sahroni meminta, sebagai polisi muda, harusnya mereka dapat menjadi teladan di masyarakat dan menghindari terciptanya kegaduhan yang tidak perlu.

Halaman
123
Berita Populer
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved