Breaking News:

Akademisi Minta DPR Ikut Kritisi Perpres Tugas TNI Tangani Terorisme

Dosen Fakultas Hukum UGM Zainal Arifin Mochtar angkat bicara soal Rancangan Peraturan Presiden tentang Tugas TNI Mengatasi Aksi Terorisme.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) tengah melakukan Gladi Resik HUT TNI ke 74 di Lapangan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Kamis (3/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dosen Fakultas Hukum UGM Zainal Arifin Mochtar angkat bicara soal Rancangan Peraturan Presiden tentang Tugas TNI Mengatasi Aksi Terorisme.

Menurutnya, jika TNI bisa mandiri mengatasi aksi terorisme rawan merusak peran dengan Polri.

Saat ini pembagian nyata antara TNI dan Polri sangat jelas dalam peran pertahanan, keamanan dan sebagainya itu.

Sementara pelibatan militer di luar perannya ditegaskan Zainal seharusnya ketika ada kondisi kondisi khusus.

Baca: Polemik R-Perpres Pelibatan TNI, Leading Sector Penegakan Hukum adalah Polri, Bukan TNI

“Ini gak jelas kondisi-kondisi itu, apalagi ada penggunaan istilah-istilah yang berbeda dengan konsep undang-undangnya seperti penangkalan dan sebagainya. Itukan bisa menimbulkan multi interpretasi,” kata Zainal saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2020) kemarin.

“Kalau UU nya berbeda dengan konsep Perpresnya ya memang jadi masalah. Karena tidak nyambung (UU Teroris dan UU TNI). Tidak tahu apa motivasi pembuatan rancangan perpres tersebut,” tambahnya.

Baca: Pelibatan TNI-Polri untuk New Normal, LBH Jakarta: Pemerintah Pilih Pendekatan Keamanan

Dia juga mempertanyakan keluarnya Rancangan Perpres yang telah diserahkan pemerintah ke DPR awal Mei 2020 lalu itu.

Zainal mewanti-wanti DPR turut mengkritisi alasan keluarnya Rancangan Perpres itu.

Menurutnya masyarakat, diingatkannya tak ragu melakukan gugatan judicial review bila Perpres yang dinilainya berpotensi memunculkan berbagai persoalan itu diberlakukan.

Halaman
12
Berita Populer
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved