Breaking News:

Mudik Lebaran 2020

‎Arus Balik H+7 Lebaran Turun Hingga 70 persen Dibandingkan Tahun Lalu

Kakorlantas Polri Irjen Istiono terus meninjau arus balik di sejumlah kawasan mulai dari Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung hingga Banten.

Tribunnews.com/Theresia
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Istiono. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kakorlantas Polri Irjen Istiono terus meninjau arus balik di sejumlah kawasan mulai dari Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung hingga Banten.

Kali ini Senin (1/6/2020) Istiono meninjau arus balik di kawasan Banten menuju Jakarta. Setidaknya ada tiga titik yang dipantau yakni Gerbang Tol Cikupa, Pos check point Ciwanda dan Pos Mercusuar Anyer.

Dalam kunjungannya Istiono juga didampingi oleh sejumlah pejabat Korlantas Polri dan Kapolda Banten, Irjen Fiandar serta jajarannya. ‎Lantas bagaimana hasil pemantauannya?

Baca: Saat Mudik dari Jakarta, Pekerja Asal Cilacap Ini Bunuh Diri di Pangandaran

Jenderal bintang dua ini mengatakan bertepatan dengan H+7 Lebaran kali ini, arus balik mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama di tahun 2019 kemarin.

Baca: Larangan Mudik dan Arus Balik Diperpanjang Hingga 7 Juni 2020

"‎Semuanya terkelola dengan bagus, termonitor dengan bagus. Menurut Jasa Marga sampai H+7 arus balik dari arah Jatim, Jabar dan Jakarta terus berkurang drastis di bandingkan tahun lalu," ungkap Istiono di kawasan Serang, Banten, Senin (1/6/2020).

Baca: Tindak 40 Ribu Kendaraan, Polisi Sebut Posko Penyekatan Redam 80 Persen Masyarakat untuk Mudik

"Hal yang sama dari Lampung, Banten dan Jakarta juga mengalami menurunkan dari H+7 Lebaran tahun lalu sehingga jika disimpulkan total ada penurunan hingga ‎70 persen dibandingkan tahun lalu," tegasnya lagi.

Titik-titik penyekatan dan penjagaan juga diklain Istiono termonitor dengan bagus. Ini dibuktikan dengan adanya 45 ribu kendaraan lebih yang sudah diputar balikkan dari Jawa Timur menuju Jakarta maupun arah Lampung dan Banten di H+7 Lebaran ini.

Mantan Kapolda Bangka Belitung ini menerangkan selama pengaman arus mudik dan balik Lebaran 2020 sama sekali tidak ada hambatan dan gangguan yang berarti. Ini karena masyarakat sudah lebih bijak mengikuti imbauan pemerintah terkait tidak mudik Lebaran.

"Pengamanan kami di lapangan dalam kondisi cukup terkendali dan landai. Arus lalu lintas cukup didominasi kendaraan logistik karena kendaraan yang memang punya izin," tambahnya.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved