Breaking News:

Ade Armando Belum Penuhi Tuntutan Permintaan Maaf, Ini Reaksi Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Jateng

Ade kemudian memberi klarifikasi dimana dia enggan mencabut pernyataan dan meminta maaf kepada Din Syamsuddin.

KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA
Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah telah melayangkan somasi kepada akademisi Universitas Indonesia Ade Armando.

Ade dianggap memfitnah dan mencemarkan nama baik Muhammadiyah dan Din Syamsudin. 

Dalam somasi itu, Ade Armando dituntut untuk meminta maaf dan mencabut pernyataannya yang tertera dalam postingan akun Facebook yang bersangkutan. 

Ade kemudian memberi klarifikasi dimana dia enggan mencabut pernyataan dan meminta maaf kepada Din Syamsuddin. 

Terkait hal itu, Wakil Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah Andika Budi Riswanto mengatakan pihaknya masih berpegang pada surat somasi karena tuntutannya belum dilaksanakan. 

"Berkaitan somasi alhamdulillah sudah ditanggapi Pak Ade, namun tuntutan kami memang belum dilaksanakan. Jadi sampai hari ini kami masih berpegang pada surat somasi tersebut," ujar Andika, ketika dihubungi Tribunnews.com, Selasa (2/6/2020).

Andika menyebut pihaknya akan mengkoordinasikan langkah-langkah yang akan ditempuh selanjutnya terkait somasi kepada Ade Armando tersebut. 

"Langkah selanjutnya kami akan koordinasikan dahulu dengan tim hukum kami," kata Andika. 

Sebelumnya diberitakan, akademisi Universitas Indonesia (UI) Ade Armando disomasi oleh Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah.

Ade dianggap memfitnah dan mencemarkan nama baik Muhammadiyah dan Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin. 

Halaman
1234
Berita Populer
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved