Breaking News:

Nurhadi Tertangkap

Nurul Ghufron Bantah Buron KPK Nurhadi Dijaga Anggota Polri Selama Bersembunyi

Buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurhadi dikabarkan dijaga anggota Polri selama melakukan persembunyian.

Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurhadi dikabarkan dijaga anggota Polri selama melakukan persembunyian.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membantah kabar tersebut.

Menjadi buronan selama 4 bulan, bekas Sekretaris Mahkamah Agung (MA) itu tidak dikawal aparat penegak hukum.

Malahan kata Ghufron, KPK berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk bersama-sama menangkap Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono pada Senin (1/6/2020) malam.

Baca: Korban Tewas Akibat Ebola di Kongo Menjadi 5 Orang, 4 Kasus Baru Bertambah

"Kami kemudian masuk tidak ada sedikitpun halangan. Jadi kalau memang ada yang menyatakan dikawal, dijaga, kami memasuki ruangan itu tanpa ada sedikitpun halangan dari pihak manapun," kata Nurul Ghufron di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Memang, Ghufron mengakui Nurhadi tak kooperatif saat akan ditangkap di sebuah rumah di Jalan Simprug Golf 17 Nomor 1 Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Dia menceritakan, saat penyidik mendatangi rumah tersebut, Nurhadi tak membukakan pintu dan tetap berkukuh bertahan di dalam.

Untuk itu, tim penyidik membongkar pintu rumah tersebut.

Baca: Tak Ingin Ada Lagi Presiden yang Diberhentikan, Refly Harun: Kecuali Memenuhi Syarat Impeachment

"Hanya yang bersangkutan memang tidak membukakan pintu karena mungkin dia takut sehingga tidak membuka pintu. Kami membuka paksa saja," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved