PPP Lakukan Lobi Politik Agar Ambang Batas Parlemen Tetap 4 persen
Sekjen Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani mengatakan partainya akan berusaha mempertahankan PT 4 persen.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Usulan kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) dari 4 persen menjadi 7 persen masuk dalam draf revisi UU Pemilu.
Usulan kenaikan tersebut datang dari Partai Golkar dan Partai NasDem.
Merespons hal itu, Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan partainya akan berusaha mempertahankan PT 4 persen.
Untuk itu, PPP melakukan lobi-lobi kepada pimpinan partai politik.
"Tadi pak ketua umum sudah menyampaikan bahwa pada level pimpinan partai politik juga pimpinan fraksi dalam hal ini fraksi PPP DPR RI di bawah ketua Pak Amir Uskara tetap melakukan lobi-lobi," kata Arsul dalam acara Halal bi Halal secara virtual, Sabtu (6/6/2020).
Baca: Eden Hazard Bisa Selevel dengan Lionel Messi kata Hugo Gatti
Baca: Kadishub DKI: Pelanggar PSBB Mayoritas Pengendara Motor
Baca: Timo Werner Cuma Pembuka, Ini Gambaran Kekuatan Chelsea Musim Depan dengan 4 Pemain Anyar
Arsul mengungkapkan, PPP membuka komunikasi dengan PDIP, Gerindra, Demokrat, PAN dan PKS.
Dari komunikasi tersebut, Demokrat, PAN dan PKS sepakat untuk mempertahankan PT 4 persen.
"PPP, Demokrat, dan PAN sepakat untuk mempertahankan posisi 4 persen. Kemudian dengan PDIP itu pada prinsipnya tidak keberatan ambang batas 4 persen. Namun kalaupun naik itu pada 4,5 persen atau 5 persen," ucap Arsul.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sekjen-ppp-arsul-sani-ketika-menghadiri-undangan-silaturahmi-dari-mendagri-tito-karnavian.jpg)