Breaking News:

CPNS 2020

Sempat Tertunda, Tes SKB CPNS Digelar Akhir Agustus

Komisi II DPR RI sendiri menyetujui rencana BKN melanjutkan pelaksanaan SKB untuk seleksi CPNS formasi 2019.

Surya/Ahmad Zaimul Haq
Suasana tes CPNS Pemkot Surabaya di Gelanggang Remaja Tambaksari, Minggu (9/2). Tes CPNS Kota Surabaya akan digelar selama 4 hari mulai pada 9 - 13 Februari 2020. Total peserta tes yang akan berebut kursi CPNS Pemkot Surabaya itu sebanyak 5.595 peserta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tahapan Seleksi Kompetensi Dasar CPNS formasi tahun 2019 yang sempat tertunda akibat wabah virus corona di Indonesia akan kembali dilanjutkan.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Hari Wibisana, mengatakan, proses
seleksi akan dilanjutkan pada akhir Agustus 2020.

”Jadwal SKB (Seleksi Kompetensi Bidang) rencana dilakukan pada akhir Agustus 2020 hingga awal Oktober, atau setelah ujian seleksi sekolah kedinasan selesai,” kata Bima saat rapat kerja bersama Komisi II DPR, Selasa (23/6).

Seleksi CPNS formasi tahun 2019 seharusnya selesai pada Mei 2020 lalu. Namun,
karena pandemi Covid-19, Panselnas memutuskan SKB CPNS ditunda sementara
sampai kondisi memungkinkan.

Baca: Belajar Dari Pandemi Covid-19, CPNS Tahun Ini akan Dijuruskan Rekrut ASN Profesional

Adapun ujian Seleksi Kompetensi Dasar telah dimulai 27 Januari dan berakhir 10 Maret 2020.

Ilustrasi



Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Cara Kades di Mojokerto Tipu Warga Sampai Rp 118 Juta, Janjikan Lolos Seleksi CPNS, https://suryamalang.tribunnews.com/2020/04/18/cara-kades-di-mojokerto-tipu-warga-sampai-rp-118-juta-janjikan-lolos-seleksi-cpns?page=all.
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Zainuddin
Ilustrasi Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Cara Kades di Mojokerto Tipu Warga Sampai Rp 118 Juta, Janjikan Lolos Seleksi CPNS, https://suryamalang.tribunnews.com/2020/04/18/cara-kades-di-mojokerto-tipu-warga-sampai-rp-118-juta-janjikan-lolos-seleksi-cpns?page=all. Penulis: Mohammad Romadoni Editor: Zainuddin (SURYAMALANG.COM/kolase Ilustrasi Wartakota Tribunnews.com/google via tribunjateng)

Bima menuturkan, dilanjutkannya lagi proses seleksi CPNS 2019 ini akan tetap
mengedepankan protokol kesehatan ketat.

Jadwal yang disebutkannya kali ini juga tetap memantau situasi COVID-19 ke depannya.

Selain itu, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) juga akan berkonsultasi dengan Gugus Tugas COVID-19 pusat dan daerah terkait diadakannya penyelenggaraan SKB.

"Panselnas akan tetapkan lokasi ujian yang meminimalisir pergerakan peserta, karena potensi pergerakan peserta kemungkinan bisa lintas kabupaten/kota, provinsi, atau bahkan harus ke Jakarta," kata Bima.

Baca: BPK RI Bantah Adanya Dugaan Diskriminasi CPNS Penyandang Disabilitas

Saat ini, pihaknya sedang membuat Surat Edaran baru terkait mekanisme lanjutan
seleksi CPNS berdasarkan aturan yang dikeluarkan Menteri Kesehatan.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved