Breaking News:

Kebijakan Merdeka Belajar Kemendikbud Tekankan Kerjasama Seluruh Ekosistem Pendidikan

Kebijakan Merdeka Belajar diluncurkan oleh Mendikbud Nadiem Makarim untuk seluruh jenjang pendidikan di Indonesia.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Siswa belajar dari rumah didampingi orangtua, Selasa (31/3/2020). Pemprov DKI Jakarta memperpanjang masa belajar di rumah selama wabah Covid-19 hingga 19 April 2020 mendatang. Mulanya masa kegiatan belajar di rumah bagi siswa-siswi diberlakukan selama dua pekan, terhitung sejak 16 Maret sampai 29 Maret 2020. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Iwan Syahril menyebut kebijakan Merdeka Belajar menekankan kerjasama seluruh ekosistem pendidikan.

Kebijakan Merdeka Belajar diluncurkan oleh Mendikbud Nadiem Makarim untuk seluruh jenjang pendidikan di Indonesia.

"Maksudnya di sini adalah kita tidak cukup hanya baik sendiri atau berdaya sendirian. ada semacam empati sosial, tanggung jawab sosial, untuk bisa menggerakkan yang lainnya. Jadi ini merupakan filosofi yang berakar dari gotong-royong," ujar Iwan dalam diskusi Webinar Dirjen GTK, Senin (29/6/2020).

Dalam ekosistem pendidikan, terdapat sejumlah pihak yang menjadi ujung tombak, yakni guru penggerak, sekolah penggerak, dan organisasi penggerak.

Iwan mengatakan dalam konteks Merdeka belajar peran pemerintah adalah sebagai pemberdaya bukan lagi fokusnya hanya untuk mengontrol kebijakan.

"Tetapi lebih kepada pemberdayaan komunitas, karena kita tahu bahwa pemerintah tidak bisa sendirian. Sangat tidak mungkin pemerintah bisa sendirian untuk menghadapi atau menyelesaikan permasalahan pendidikan di Indonesia," ucap Iwan.

"Jadi ini kita butuh untuk negara sebesar Indonesia dan kompleks permasalahan seperti di Indonesia kita harus bisa kepada filosofi bangsa Indonesia yaitu gotong royong," tambah Iwan.

Iwan mengajak seluruh ekosistem pendidikan untuk bekerjasama demi meningkatkan kualitas pendidikan dalam Merdeka Belajar.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved