Kinerja Menteri Jokowi
HM Darmizal MS: Reshuflle Jadi Lonceng Kematian Bagi Menteri yang Minim Prestasi
Menurut Darmizal, pada periode pertama Jokowi lebih banyak action dalam bekerja.
"Rasanya kok sayang sekali dan ruginya bangsa kita ini. Ada orang yang tidak dikenal sebelum dan setelah diangkat menteri, dapat kehormatan menjadi pembantu Presiden. Namun tidak berprestasi dan berkinerja tidak sesuai harapan," katanya menambahkan.
Baca: Presiden Tinjau Food Estate hingga Posko Penanganan Covid-19 di Kalteng
Ditambahkan Darmizal, mestinya arahan presiden yang berulang tersebut dijawab dengan kinerja atau menyerahkan kembali jabatannya.
Hal itu, dilakukan agar presiden punya waktu lebih cepat untuk memilih orang yang lebih berkompeten kemudian berlari kencang sebagai pembuktian bahwa mereka punya sense of crisis dan sanggup bekerja dengan prestasi.
"Saya sepakat dengan yang disampaikan pengamat politik dan hukum dari Univertas Nasional (Unas) Jakarta, Saiful Anam yang mengatakan bahwa tepat sekali reshufle adalah obat pahit yang manjur bagi Jokowi saat ini," pungkas pria berdarah Minang ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/hm-darmizal-ms011.jpg)