Rabu, 6 Mei 2026

Virus Corona

Menteri Agama: Ada Kelompok yang Mungkin Stres di Rumah Manfaatkan Pandemi untuk Sebar Kebencian

Meski begitu, Fachrul Razi menilai kelompok ini tidak memiliki potensi yang besar dalam menyebarkan kebencian.

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Agama Fachrul Razi menjawab pertanyaan saat wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (31/1/2020). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi mengungkapkan, ada kelompok-kelompok yang memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 untuk menebar kebencian.

Fachrul Razi menduga pihak ini merupakan kelompok yang tertekan karena terlalu lama di rumah, atau kelompok yang berpaham radikal.

"Misalnya ada kelompok-kelompok orang yang mungkin karena stres, atau banyak di rumah."

"Atau memang juga sudah punya potensi untuk bersifat radikal."

"Kemudian memanfaatkan situasi menyebarkan kebencian," ujar Fachrul Razi dalam sambutannya pada acara Dialog Virtual Lintas Iman, Selasa (14/7/2020).

Baca: Berikut Peringkat Negara di Asia dengan Kasus Tertinggi Covid-19, Indonesia di Posisi 10

Meski begitu, Fachrul Razi menilai kelompok ini tidak memiliki potensi yang besar dalam menyebarkan kebencian.

Menurut Fachrul Razi, masyarakat perlu berperan aktif dalam menangkal ujaran kebencian yang disebarkan saat pandemi ini.

"Kewajiban kita bersama lah untuk mencoba mengeliminasinya dengan sebaik-baik," kata Fachrul Razi.

Mantan Wakil Panglima TNI ini menilai seluruh elemen memiliki peran untuk menjaga kerukunan, terutama saat masa pandemi ini.

"Kita tidak akan pernah lelah untuk membangun kerukunan sesama kita."

"Dan kita sangat bangga bahwa semua elemen masyarakat apapun agamanya, semua tokoh agama, semua perguruan tinggi, berupaya untuk melakukan hal yang sama," tutur Fachrul Razi.

Dirinya menilai pandemi Covid-19 menyebar ke berbagai wilayah tanpa melihat agama, etnis, maupun budaya. Sehingga, dibutuhkan kerukunan antar-umat beragama.

Fachrul Razi memaparkan, pandemi Covid-19 memiliki hikmah dengan membangkitkan kembali sikap gotong royong masyarakat Indonesia.

Menurutnya, pandemi Covid-19 membuat masyarakat bahu-membahu untuk saling membantu sesamanya yang terdampak secara ekonomi dan kesehatan.

"Yang paling sangat positif kita lihat pada saat kita mengatasi wabah ini, semua orang bergotong royong."

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved