Rabu, 7 Januari 2026

Demi Cegah Covid-19, Restoran Diimbau Tidak Putar Musik Terlalu Kencang, Ini Alasannya

Pemilik restoran diimbau tidak membunyikan lagu musik terlalu keras, karena pengunjung cenderung berbicara dengan keras yang akan memicu droplet.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio saat meninjau fasilitas pelayanan di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu (8/7/2020). Peninjauan tersebut dalam rangka melihat protokol kesehatan untuk hotel dan restoran di era Normal Baru. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM - Aktivitas perekonomian banyak yang terdampak pandemi Covid-19.

Beberapa lini usaha banyak yang tutup dan bahkan gulung tikar dengan adanya wabah virus corona ini.

Salah satu bisnis yang mengalami masa sulit selama pandemi adalan usaha restoran/tempat makan.

Bergerumulnya banyak orang di restoran atau tempat makan disebut bisa memperbesar resiko penyebaran Covid-19.

Selain menerapkan protokol kesehatan dengan jaga jarak dan menggunakan masker diusulkan juga restoran atau tempat makan tidak menyetel musik secara keras/berlebihan.

Menurut Dokter muda Muhammad Fajri Adda’i pemilik restoran atau tempat makan sebaiknya tidak memutar lagu secara keras-keras di tempat usaha mereka.

Sebab, seseorang akan mengeluarkan droplet yang lebih banyak ketika berbicara lebih kencang karena ada lagu yang diputar.

BACA SELENGKAPNYA>>>>

Sumber: TribunnewsWiki
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved