Breaking News:

Pilkada Solo 2020

Politikus PDIP Beberkan Empat Modal yang Dimiliki Gibran Rakabuming Dalam Pilkada Solo

Andreas Hugo Pareira menyebut Gibran Rakabuming Raka memiliki peluang menang dalam Pilkada Solo karena didukung beberapa modal.

TRIBUN/HO/Tim Komunikasi dan Medsos Gibran
Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka (kiri) bersama Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo (kanan) menghadiri acara pengumuman rekomendasi pasangan calon yang diusung PDI-P pada Pilkada Serentak 2020, oleh DPD PDI-P Jateng, Jumat (17/7/2020). Pasangan Gibran-Teguh direkomendasikan oleh DPP PDI-P untuk terjun dalam ajang Pilkada Solo. TRIBUNNEWS/HO/Tim Komunikasi dan Medsos Gibran 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Andreas Hugo Pareira menyebut Gibran Rakabuming Raka memiliki peluang menang dalam Pilkada Solo karena beberapa modal yang melekat pada dirinya.

Modal yang dimaksud Andreas adalah modal sosial, politik, dan finansial sebagai seorang kandidat yang akan maju dalam pertarungan politik.

"Modal sosial tentu dikenal tidaknya dia (di masyarakat). Percuma kalau kita mengusung orang yang tidak dikenal, karena pasti tidak akan dipilih," ujar Andreas, dalam diskusi daring 'Pencalonan Gibran : Dinasti Politik atau Kompetensi?', Rabu (22/7/2020).

Baca: Majunya Gibran Disebut Dinasti Politik, Politikus PDIP : Penentuan Akhir Ada di Rakyat 

Sementara modal politik berarti dukungan partai politik, baik dari partai tempatnya bernaung ataupun partai politik lain.

Terbukti beberapa parpol lain sudah menyatakan mendukung Gibran.

"Di PDI Perjuangan seorang calon itu akan sangat mempunyai akselerasi pencalonan yang cepat kalau antara modal sosial dan modal politik ini klop. Dalam arti ketika dia diumumkan di struktur mesin partai ini memberikan respon baik. Paling tidak, tidak menolak dulu. Kalau dua hal ini jalan biasanya kemungkinan menang itu tinggi," ungkapnya.

Selain itu, Gibran juga dinilai memenuhi modal finansial.

Di samping ketiga modal tersebut, yang menjadi perhatian Andreas adalah modal simbolik yang melekat pada diri Gibran.

Baca: Tak Hanya Gibran & Bobby Nasution, Anak Maruf Amin dan Keponakan Prabowo Juga Ramaikan Pilkada 2020

Menurutnya tidak sembarang orang memiliki modal simbolik dan tidak semua orang mempunyai modal simbolik yang cukup kuat di publik.

Halaman
123
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved