Breaking News:

Politikus PPP: Apakah Gerakan Din Syamsuddin Cs Berpengaruh?

Sekretaris Fraksi PPP DPR Achmad Baidowi mengatakan pembentukan koalisi oleh Din Syamsuddin adalah hak dari yang bersangkutan.

Tribunnews/JEPRIMA
Sejumlah tokoh saat mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dikawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu (2/8/2020). Acara tersebut dihadiri para akademisi serta tokoh bangsa seperti Said Didu, Refly Harun, Rocky Gerung, hingga mantan Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin. Deklarasi ini diselenggarkan karena pemerintah dianggap belum dapat memenuhi seluruh hak konstitusional masyarakat Yaitu melindungi, mencerdaskan hingga mensejahterakan bangsa Indonesia. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Din Syamsuddin bersama Rocky Gerung dan sejumlah tokoh lainnya diketahui mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), pada Minggu (2/8).

Sekretaris Fraksi PPP DPR, Achmad Baidowi mengatakan pembentukan koalisi oleh Din Syamsuddin adalah hak dari yang bersangkutan. 

"Terkait gerakan Prof Din Syamsudin yang membuat koalisi,  itu hak politik beliau-beliau sebagai tempat atau wadah menyampaikan aspirasi," ujar Awiek, begitu dia disapa, kepada wartawan, Selasa (4/8/2020). 

Menurutnya sebagai gerakan moral, apa yang dibentuk oleh Din Syamsuddin dan rekan-rekannya sah-sah saja untuk dilakukan asal masih berada dalam koridor konstitusi. 

"Sebagai gerakan moral sah-sah saja dilakukan asalkan masih dalam koridor konstitusi. Tapi apakah itu berpengaruh? Sebagai kekuatan moral bisa saja," kata dia.

Baca: Gatot Nurmantyo dan Rizal Ramli Tidak Hadir pada Deklarasi KAMI, Gerakan Diinisiasi Rocky Gerung Cs

Di sisi lain, Awiek mengingatkan bahwa apabila KAMI berencana menjadi kekuatan politik nantinya, tentu harus dilakukan secara konstitusional. 

"Namun untuk menjadi kekuatan politik ya harus konstitusional yakni melalui pemilu sebagai prosedur demokrasi," jelasnya. 

"Saat ini sudah ada DPR hasil pemilu 2019 yang sah dan konstitusional dalam melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan, maupun menjadi gerakan politik untuk membuat keputusan," pungkas Awiek. 

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved