Breaking News:

Di Masa Pandemi, Penumpang Pesawat Didominasi Perjalanan Dinas Ketimbang Wisata

Saat ini, persentase pergerakan penumpang pesawat dengan tujuan pariwisata masih di angka 15 persen pada Juli 2020.

Tribunnews/Fitri Wulandari
Presiden Direktur PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin saat ditemui Tribunnews di Gedung Dewi Sartika, Kompleks UNJ, Jakarta Timur, Sabtu (1/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) II, menyebutkan saat ini penumpang pesawat masih didominasi oleh masyarakat yang melakukan perjalanan dinas.

Direktur Utama PT AP II, Muhammad Awaluddin, mengatakan selama pandemi Covid-19 penumpang pesawat yang melakukan perjalanan dinas mendominasi.

"Sejak April hingga Juni 2020, persentase perjalanan penumpang kategori pariwisata sangatlah kecil, dan lebih banyak yang melakukan perjalanan dinas," ucap Awaluddin dalam diskusi online, Rabu (12/8/2020).

Saat ini, persentase pergerakan penumpang pesawat dengan tujuan pariwisata masih diangka 15 persen pada Juli 2020.

Baca: Trafik Penumpang Bandara yang Dikelola Angkasa Pura I Naik 110 Persen di Juli 2020

"Sisanya, yaitu 85 persen pergerakan penumpang di bandara AP II merupakan masyarakat yang melakukan perjalanan dinas," ucap Awaluddin.

Maka dari itu, lanjut Awaluddin, saat ini perlu adanya kerja sama yang baik antar stakeholder industri penerbangan agar masyarakat kembali menggunakan angkutan udara.

Pesawat Garuda Indonesia
Pesawat Garuda Indonesia (Instagram/garuda.indonesia)

"Bila tidak ada kolaborasi, maka sulit untuk membuat masyarakat kembali percaya untuk menggunakan pesawat untuk berpergian," ujar Awaluddin.

Awaluddin juga menjelaskan, semua pihak di industri penerbangan harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa angkutan udara menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat di tengah pandemi ini.

"Dengan begitu, masyarakat pun akan kembali menggunakan angkutan udara untuk bepergian baik untuk berwisata ataupun untuk perjalanan dinas," kata Awaluddin.

Lebih lanjut menurut Awaluddin, saat ini maskapai dan pihak bandara juga telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk menjamin penumpang aman dari Covid-19.

"Upaya tersebut dengan menerapkan jaga jarak aman, melakukan disinfektan terhadap pesawat ataupun di terminal bandara serta ada adanya health screening untuk para penumpang," ujar Awaluddin.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved