Breaking News:

Jusuf Kalla Usulkan Tunda Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 hingga Vaksin Covid-19 Ditemukan

Jusuf Kalla menilai tak ada urgensi Pilkada Serentak 2020 harus segera dilaksanakan.

Sekretariat Presiden
Jusuf Kalla 

TRIBUNNEWS.COM – Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 ditengah pandemi Covid-19 dinilai terlalu berisiko.

Bukan tanpa alasan, penyelenggaraan tersebut ditakutkan akan berpotensi menimbulkan penyebaran covid klaster Pilkada.

Mantan Wakil Presiden sekaligus Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) menilai tidak ada urgensi bahwa Pilkada Serentak 2020 harus segera diselenggarakan.

Terlebih lagi di tengah situasi pandemi covid-19.

Ia mengatakan Pilkada Serentak 2020 sangat berpotensi menjadi klaster baru penularan Covid-19 sehingga pelaksanaannya perlu ditunda.

Baca: Angka Kasus Covid-19 Meroket, Akankah KPU Tunda Pilkada 2020?

Baca: 8 Anggota KPU Kabupaten Muratara Sumsel Positif Covid-19, Warga Khawatir

Jusuf Kalla JK, tahun 2014.
Jusuf Kalla JK, tahun 2014. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

"Kita ingin rakyat agar menentukan siapa yang menjadi pemimpin mereka.

Dan pemimpin itulah orang yang membuat kebijakan agar rakyat bisa hidup aman, sejahtera, adil, kesehatan terjaga, mengurangi risiko kematian, mengenyam pendidikan yang baik, dan sebagainya," kata Kalla sebagaimana dikutip dari rubrik Opini harian Kompas, Senin (21/9/2020).

BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>

Editor: Ekarista Rahmawati Putri
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved