Pemerintah Percepat Transformasi Digital, Desa Kini Punya Website

Melalui kepemilikan website di desa, nantinya data-data yang dimiliki desa dapat terkumpul dan terintegrasi dengan baik.

istimewa
Koordinator Layanan Aplikasi Informatika Pemerintah Daerah RI Hasyim Hautama. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di tengah percepatan transformasi digital yang semakin melaju kencang, pemerintah memacu agar perkembangan digital di desa tidak tertinggal. 

Desa kini memiliki laman khusus (website) yang terintegrasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo). 

Melalui kepemilikan website di desa, nantinya data-data yang dimiliki desa dapat terkumpul dan terintegrasi dengan baik.

Baca: Wapres Dukung Program Desa Madani Inisiasi Parmusi untuk Wujudkan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Koordinator Layanan Aplikasi Informatika Pemerintah Daerah Kemkominfo RI Hasyim Hautama membeberkan, pemerintah desa bisa berkoordinasi dengan Dinas Kominfo setempat untuk pembuatan website desa. 

“Perkembangan TIK ini luar biasa. Sebentar lagi akan ada jaringan 5G. Oleh karenanya kita ingin jaringan di desa terintegrasi, masuk ke dalam satu data Indonesia, berkumpul di Kominfo,dalam website desa. Kami melalui Dinas Kominfo menyediakan hostingnya,” ujar Hasyim melalui webinar berjudul Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Desa, Rabu (30/9/2020).

Laman khusus desa ini lanjutnya juga akan berguna untuk pelayanan desa. Pemerintah desa memiliki otoritas penuh dalam hal penggunaan data-data terkait desa di laman tersebut. 

Melalui laman ini juga dapat berfungsi sebagai sarana koordinasi desa dengan lembaga-lembaga lain seperti Dinas Kependudukan terkait penerbitan Surat Keterangan Domisili.

“Data-data yang ada nanti milik desa, tidak kami ambil alih, kami hanya menyediakan platformnya untuk menyimpan. Pemerintahan desa jadi nanti tidak perlu lapor-lapor lagi, karena sudah ada satu data, semua lembaga bisa mengakses, misalnya mengenai data Surat Keterangan Domisili."

"Jadi bisa dilihat, berapa Surat Domisili yang sudah dikeluarkan oleh pihak desa. Datanya terekam dengan baik lewat website desa. Batas-batas wilayah desa juga bisa kita tampilkan visualisasinya secara spasial di website," lanjut Hasyim.

Pihak Kementerian Dalam Negeri mengapresiasi langkah Kemkominfo yang berupaya membangun jaringan digital di desa. Kemkominfo didorong untuk terus mengawal dan memfasilitasi transformasi digital di desa.

“Peran Kominfo sangat penting dalam penggunaan TIK antara lain melalui pembangunan BTS Minim Mobile jaringan dan Perangkat VSAT untuk akses internet dalam mendukung program nasional seperti Pilkada Serentak, Pilkades Serentak, Pembelajaran Jarak Jauh termasuk menentukan dalam inputing dan updating data prodeskel. Selain itu juga dalam fasilitasi transformasi digital di semua sektor,”  ujar Direktur Evaluasi Perkembangan Desa Kemendagri, Anggar Pramudiani Widyaningtyas.

Pihak Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal juga mendorong agar penggunaan dana desa juga diperuntukkan untuk pembangunan teknologi informasi di desa.

“Dana desa masih diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur. Selama ini dana desa belum menyentuh kepada pemanfaatan teknologi dan peningkatan literasi digital di desa,” ujar Eko Sri Haryanto, Kepala Balitfo, Kemendes PDT.

Sejauh ini, baru segelintir desa yang telah memiliki website sendiri

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved