Breaking News:

Penanganan Covid

Indonesia Peringkat 137 dari 216 Negara dengan Kasus Covid-19 di Dunia

Peringkat ini dinilai cukup baik. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk, maka jumlah kasus di Indonesia masih lebih sedikit dari 78 negara lain.

Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat Update Penanganan Covid-19 melalui YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (20/8/2020). / Capture video 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia berada di urutan ke-137 dari 216 negara dalam jumlah kasus positif Covid-19, per satu juta penduduk.

Demikian dikatakan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, terkait Perkembangan Penanganan Covid-19, melalui siaran YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (6/10/2020).

"Indonesia saat ini menduduki peringkat 137 dari 216 negara dengan jumlah kasus sebesar 1.120 per satu juta penduduk," kata Wiku.

Wiku Adisasmito mengatakan, peringkat ini dinilai cukup baik, artinya jika dibandingkan dengan jumlah penduduk,  maka jumlah kasus di Indonesia masih lebih sedikit dari 78 negara lainnya di dunia.

Namun, Indonesia menduduki peringkat 102 dari 216 negara dengan jumlah kematian 41 per satu juta penduduk.

"Meskipun ini adalah peringkat yang cukup baik namun satu kematian saja itu bernilai nyawa," ucap Wiku.

Baca: Wiku Adisasmito Sebut Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia di Bawah Rata-rata Dunia

"Jangan menganggap enteng kematian dan harus betul-betul kita tekan hingga tidak ada lagi kematian akibat covid 19 di Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, kasus sembuh di Indonesia menduduki peringkat 19 dari 216 negara dengan total 232.593 orang yang pulih.

Baca: Jumlah Wilayah Zona Merah Covid-19 di Indonesia Turun

Wiku menjelaskan, kesembuhan ini harus terus ditingkatkan dan jangan berpuas diri dengan peringkat yang baik.

"Jika dilihat dari jumlah pemeriksaan di Indonesia, pada pekan pertama bulan Oktober ini Indonesia telah mencapai 70,13 persen dari target WHO. Kita harus kejar terus sehingga benar-benar dapat mencapai 100 persen target dari WHO yakni 267.000 orang yang dites per minggu," katanya.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved