Breaking News:

UU Cipta Kerja

Senada dengan Prabowo, Pengamat Menilai Aksi UU Cipta Kerja Rawan Ditunggangi: Bisa Segelintir Elite

Senada dengan Menhan Prabowo, Pengamat menilai aksi unjuk rasa UU Cipta Kerja rawan ditunggangi segelintir elite.

Tribunnews.com/ Lusius Genik
Pengamat Politik Adi Prayitno di Jenggala Center, Jakarta Selatan, Jumat (22/11/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyebut situasi unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.

Bahkan ia menyebut aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja ini dibiayai pihak asing.

Juru Bicara Partai Gerindra Habiburokhman meluruskan pernyataan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto ini.

Menurut Habiburokhman, hal itu disampaikan Prabowo berdasarkan ilmu strategi keamanan, di setiap aksi demonstrasi, ada pihak yang berusaha memanfaatkan.

Senada dengan Prabowo, Direktur Eksekutif Parameter Politik Adi Prayitno juga menyebut hal serupa.

Pengamat Politik Adi Prayitno di Jenggala Center, Jakarta Selatan, Jumat (22/11/2019).
Pengamat Politik Adi Prayitno di Jenggala Center, Jakarta Selatan, Jumat (22/11/2019). (Tribunnews.com/ Lusius Genik)

Baca juga: 8 Polisi Bekasi Positif Covid-19 Setelah Kawal Demo UU Cipta Kerja, Satu Diantaranya Kapolsek

Adi Prayitno mengatakan, setiap aksi demonstrasi rawan ada pihak yang menunggangi.

Adi meyakini aksi unjuk rasa UU Cipta Kerja beberapa waktu lalu juga ditunggangi pihak tertentu.

"Tidak mungkin aksi demonstrasi itu tidak ditunggangi, pasti ditunggangi," kata Adi dalam sebuah diskusi virtual, Minggu (18/10/2020), dikutip Kompas.com.

"Siapa yang menunggangi? Bisa teman kelas, bisa teman kost, bisa aktivis mahasiswa."

"Bisa juga segelintir elite yang kemudian punya kepentingan dengan Undang-undang Cipta Kerja ini," katanya.

Menurut Adi, sebenarnya tak ada yang salah dengan mobilisasi massa saat aksi unjuk rasa.

Halaman
123
Penulis: Inza Maliana
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved