Rabu, 29 April 2026

Virus Corona

IDI: 253 Petugas Medis di Indonesia Meninggal Akibat Covid-19

PB IDI mengungkapkan ratusan petugas kesehatan dan media di Indonesia meninggal akibat terinfeksi Covid-19.

Tayang:
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi petagas medis 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PB IDI mengungkapkan ratusan petugas kesehatan dan media di Indonesia meninggal akibat terinfeksi Covid-19.

Tercatat sejak Maret hingga Oktober ini, terdapat total 253 petugas medis dan kesehatan yang wafat akibat terinfeksi Covid, yang terdiri dari 141 dokter, 9 dokter gigi, dan 103 perawat.

"Lebih dari satu semester masa pandemi ini, angka kematian tenaga medis dan tenaga kesehatan semakin bertambah dan mengkhawatirkan," ujar Tim Mitigasi PB IDI Dr Eka Mulyana melalui keterangan tertulis, Minggu (25/10/2020).

Para dokter yang wafat tersebut terdiri dari 75 dokter umum (5 guru besar), dan 64 dokter spesialis (5 guru besar), serta 2 residen yang berasal dari 18 IDI Wilayah (provinsi) dan 66 IDI Cabang (Kota atau Kabupaten).

Baca juga: Kepala Staf Wakil Presiden Amerika Serikat Marc Short Positif Covid-19

Eka mengatakan perlindungan tenaga medis wajib dilakukan untuk penanganan Covid-19.

"Tidak ada negara, rumah sakit atau klinik yang dapat menjaga keamanan pasiennya kecuali jika petugas kesehatannya tetap aman dan terlindungi dari resiko terpapar Covid-19," tutur Eka.

"Bahkan hilangnya pekerja medis dan kesehatan ahli tidak dapat tergantikan dalam waktu singkat," tambah Eka.

Baca juga: Penasihat Wakil Presiden AS Mike Pence Positif Covid-19, Kali Kedua Orang Terdekatnya Terpapar Virus

Berdasarkan data provinsi, Jawa Timur 35 dokter, Sumatra Utara 23 dokter, DKI Jakarta 20 dokter, Jawa Barat 11 dokter, Jawa Tengah 10 dokter, Sulawesi Selatan 6 dokter, Bali 5 dokter, Sumatra Selatan 4 dokter, Kalimantan Selatan 4 dokter, DI Aceh 4 dokter, dan Riau 4 dokter.

Selanjutnya Kalimantan Timur 3 dokter, Banten 3 dokter, Kepulauan Riau 2 dokter, DI Yogyakarta 2 dokter, Nusa Tenggara Barat 2 dokter, Sulawesi Utara 2 dokter, dan Papua Barat 1 dokter.

Pelecehan Verbal dan Diskriminasi Terhadap Petugas Medis Meningkat

PB IDI mengungkap peningkatan kekerasan terhadap petugas medis dan kesehatan selama pandemi Covid-19.

Tim Mitigasi PB IDI Dr Eka Mulyana mengatakan selain kekerasan, para petugas medis dan kesehatan juga kerapa mengalami pelecehan secara verbal dan diskriminasi.

"Ada peningkatan yang membuat prihatin adanya laporan pelecehan verbal, diskriminasi dan kekerasan fisik pada petugas medis dan kesehatan selama masa pandemi ini," ucap Eka melalui keterangan tertulis, Minggu (25/10/2020).

Baca juga: Kepala Staf Wakil Presiden Amerika Serikat Marc Short Positif Covid-19

Eka meminta perlindungan terhadap tenaga medis dan kesehatan dapat ditingkatkan selama pandemi Covid-19.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved