Breaking News:

Pakar TPPU Dukung Upaya Jaksa Agung Miskinkan Koruptor Demi Beri Efek Jera

Jaksa Agung ST Burhanuddin berupaya memiskinkan para koruptor demi memberi efek jera kepada para pelakunya. 

TRIBUN/DANY PERMANA
ST Burhanuddin (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Agung ST Burhanuddin berupaya memiskinkan para koruptor demi memberi efek jera kepada para pelakunya. 

Pakar Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Yenti Garnasih mengaku mendukung langkah Jaksa Agung tersebut. 

Yenti menilai dalam memiskinkan koruptor sebaiknya tidak hanya mengenakan UU Korupsi saja, akan tetapi juga menerapkan pasal TPPU. 

Menurutnya hal tersebut penting untuk memburu aliran uang dan aset dari para tersangka.

“Jaksa Agung beberapa bulan ini, menggiatkan atau mengingatkan kembali pentingnya memiskinkan itu (para koruptor, - red). Sebetulnya arahnya kepada setiap ada tindak pidana korupsi itu segera cepat pakai UU TPPU, daripada hanya menggunakan UU Korupsi saja,” ujar Yenti, ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Senin (30/11/2020).

Yenti mengatakan jika hanya menggunakan UU Korupsi saja, maka pelacakan uang hasil korupsi tidak optimal. Belum lagi UU Korupsi sendiri masih memiliki celah terkait pengembalian uang kepada negara. 

"Celahnya dimana? Yaitu di pasal 18 pada waktu tidak terlacak, tidak tersita, karena mungkin disembuyikan dan sebagainya,” kata dia. 

Selain itu, UU korupsi juga disinggungnya memiliki kelemahan ketika uang pengganti tidak bisa dibayarkan oleh tersangka, maka akan digantikan dengan pidana kurungan tambahan. Menurutnya hal itu tidak tidak akan membuat uang korupsi tersebut kembali kepada negara. 

Oleh karenanya, Yenti meminta ST Burhanuddin mengkonkritkan upaya memiskinkan koruptor melalui penerapan pasal TPPU. 

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved